DAILY

Peneduh jiwa (2)

Betul, rasa syukur itu memang harus diperbanyak, dipupuk dan dibudayakan. Beberapa hal yang membuat manusia ini cepat lelah adalah kurangngnya rasa syukur pada dirinya maupun lingkungannya. Rasa syukur ini yang membuatku bangkit lagi setelah terpuruk beberapa saat. hal yang paling utama dari status menjadi istri adalah bersyukur memiliki suami yang sholih. bersyukur dibina dengan baik …

Continue Reading
DAILY

Peneduh jiwa (1)

Betul banget 🙂 saya pernah mengaalami hal ini, menjelaskan sesuatu berbusa-busa namun kepada orang yang membenci diri saya. hasilnya? percuma. pun juga pernah tanpa menjelaskan apapun langsung diminta memberi nasihat untuk seseorang, alhamdulillah sekarang dia sukses jadi tanpa menjelaskan kepada dia ternyata dia percaya pada saya. alhamdulillah. lalu? apa yang harus kita lakukan pada kondisi …

Continue Reading
DAILY

Memori Lama

Entah jadi sulit move on akhir akhir ini. Akibat sesuatu yg terurai lagi. Huft banget. Sesuatu yg sudah lama, sudah usang dan harusnya dibuang. Namun tidak bisa. Antara harapan dan kenyataan yang jauh berbeda. Antara salah dalam menentukan sesuatu dan antara dipendam saja atau kutuangkan disini, tulisan sendiri. Manusia, pada dasarnya memiliki otak yg mampu …

Continue Reading
DAILY

Cinta

Lagi musim AADC 2 nih hari ini tanggal 28 April 2016. Cinta Menjadi karakter di Film tersebut dipaparkan adalah pemeran utama yg menggerakkan “soul” film itu sejak AADC 1 sekitar 12 tahun lalu. Apa sih cinta sebenarnya? Cinta bagi seorang yg dilanda asmara adalah perasaan dag dig dug duerr ketika melihat atau terlintas sosok yg …

Continue Reading
DAILY

Cuplikan

Sekeping hati yang tertambal “Hai, kapan nikahnya?” tanya salah satu temanku yang konon kenal dg suamiku bertanya padaku. “Kemarin lusa. Ngga ramai kok biasa aja” jawabku “Hmm..ngga nyangka aja. Soalnya suamimu dulu suka dengan temanku lho.” “Oh ya?” kujawab dg nada datar- nampak biasa saja, namun hatiku mulai memanas. “Iya.. Bla bla bla blaaa..blaaaa” katanya …

Continue Reading
DAILY

Berjelaga Sendiri

Malam ini ku terbangun Sepi gerimis dingin di luar Teringat jaman sendiri sepi Setiap hari merenung di kos jaman kuliah Siapakah “Ranggaku” nanti? Hihi.. Ngelantur Kubaca buku puisi Aku Aku lari ke hutan, kemudian menyanyiku Aku lari ke pantai, kemudian teriakku Sepi-sepi dan sendiri Aku benci Aku ingin bingar, Aku mau di pasar Bosan Aku …

Continue Reading