PUISIKU

Puisi Tiga Belas Tahun Lalu

GEJOLAK KAWULA MUDA Gulita malam Hitam suram berawan Tak sebutir tampakkan intan Memancar deras tandas Sungguh malam yang pekat Sepekat jiwa tekad Melangkah erat penuh hasrat Selangkah jiwa putus asa Gejolak seorang muda Penuh dengan tali rasa Menyala-nyala sepanjang dada Penuh dengan mutiara kata Dibalik kesemua itu Nampak kuasa rayuan demi rayuan Nyatakan diri indah …

Continue Reading
DAILY

Hai Sepuluh tahun lalu

Beberapa draft yang siap dipublish disini kutunda dulu, ganti dengan publish tulisan perasaan yang kerapkali lupa kalau gak segera dituliskan. Beberapa pekan ini pikiranku berkecamuk, bukan sebab masalah melainkan sulitnya meminta izin pada seseorang yang sudah tidak berpijak di bumi ini lagi. Penuh memori, berat tapi butuh kerelaan darinya. Akhirnya dengan mencoba mengumpulkan visualisasi, foto …

Continue Reading