DAILY

Aturan di Rumah

Selama ini kami sepakat didalam rumah ada beberapa aturan, hal itu didasarkan kepada prinsip keteraturan dan produktivitas. Hal utama yang membedaka setiap individu ada pada aktifitas mengatur waktu. Apabila waktu yang dimiliki tidak mengalir maka ia pasti disusun dengan sedemikian rupa. Efeknya bukan daja pada efisiensi melainkan juga dari segi kesehatan.

Gadget

Hal utama yang masih menjadi PR adalah jam memegang gadget. Hal ini mulai kami minimalisir minimal melihatnya ketika anak asyik bermain atau sedang tertidur. Karena benda kecil yang mirip candu ini sudah seperti barang pokok. Jika dulu orang bisa mati kelaparan tanpa makan nasi maka kali ini orang bisa stress jika tanpa kuota maupun HP.

House Rules
from Pinterest

Saya sendiri menggunakan HP hanya untuk berjualan hafizdoll, buku-buku, membangun komunitas dan mengikuti beberapa grup produktif. Selebihnya adalah untuk berkomunikasi dengan suami dan beberapa teman.

Jualan online tanpa menggunaka admin memang menjadi problem terutama ketika melayani konsumen yang meminta balasan yang cepat. DI saat saya online biasanya langsung saya balas namun apabila ada kesibukan di dunia nyata, membuka HP hanya sekilas dan terkadang saya off selama 1-2 hari.

Tujuan mengatur jam online bukanlah ‘jual mahal’ melainkan demi kelancaran agenda saya selama 24 jam. Saya pribadi tidak mau larut bahkan hanyut pada pusaran medsoc yang tiada putus (selain pada saat kuota yang habis wkwkwk). Banyak waktu yang seharusnya digunakan membaca buku dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak malah tergerus kedalam online gadget.

Lalu bagaimana cara saya jualan? ya sewajarnya saja karena jualan bukanlah hal wajib sebagaimana sholat, puasa, zakat, dan mengurus suami serta anak.

Suami saya selalu berpesan agar bijak dalam berjualan. Jangan sampai jualan membuat lupa pada diri sendiri, terutama hak-kewajiban didalam rumah. Oleh sebab itu apabila ada yang menyesal membeli di saya karena lamanya respons, wah tak masalah yang penting saya tidak pernah hit and run. Bermuamalah yang sesuai akad dan syariat aja.

Bahkan ada orang yang justru datang ke saya karena mereka membeli produk entah di siapa, murah tetapi saat rusak malah kabur. Maka saya diminta bantuan untuk hal servis barang tersebut, tetap saya layani walaupun tidak membeli di saya, apalagi yang menjadi konsumen saya 🙂 intinya memang ada pada komitmen diri. Berjualan untuk bantu orang.

Tugas didalam Rumah

Oke kali ini ada yang bertanya, apakah saya menggunakan jasa ART?

Saya jawab, tidak.

Ah, karena anaknya baru satu ya jadi nggak rempong. Kata seseorang.

Ya mungkin memang karena anak masih satu jadi tanpa ART, maybe yes, maybe no. Jika dari pribadi sendiri didalam rumah memang kerja tim. Jadi memang sudah ada tugas masing-masing bahkan anak seusia 2 tahunpun sudah ikut dilibatkan. Minimal bisa meletakkan pakaian kotornya kedalam keranjang, mengembalikan dan merapikan sepatu di rak sepatu, mengambil baju di jemuran, ambil cikrak saat saya menyapu dll.

Sederhananya, suami dan saya memang mengerjakan tugad domestik dengan cara bekerjasama.

Me time

Ini penting banget untuk emak-emak supaya nggak spaneng. wkwkwk. me time ini adalah waktu khusus untuk diri sendiri. Bisa di pagi, sore maupun malam hari. Kalau saya biasanya pagi atau siang seperti ini dengan cara menulis blog atau membaca buku.

Target Baca

Karena di rumah nggak ada televisi, maka membaca buku ini semacam kompetisi bersama suami. Minimal 5 buku yang sudah dibaca dalam sebulan, biasanya kami masukkan kedalam agenda list baca maupun goodreads.

Dan masih banyak lagi aturan yang lebih rinci namun tidak saya share kesini. Terimakasih sudah membaca blog ini 🙂

Salam, Niknik di bogor.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *