BLOGGER PEREMPUAN

#Day10 Lima Rekomendasi Buku Berbenah

Ngobrolin buku, pasti ngobrolin soal selera. Tiap orang punya selera dan genre favorit masing-masing. Terkait genre ini sangat bisa berubah-ubah sesuai kebutuhan. Misal, saat masih lajang suka buku yang romantis, novel teenlit atau tentang petualangan. Pas udah jadi emak-emak gini berbelok ke buku berbenah, resep atau remeh temeh yang berkaitan dengan destressing ataupun self management.

Kalo aku sendiri -entah kenapa- akhir akhir ini ebih suka buku yang berkaitan dengan self improvement dan buku berbenah. naaah berbenah nih ngga sembarang berbenah tapi yang mampu mengubah hidup, ada impactnya after totally tidying kita.

Banyak buku bagus sebenernya berkaitan dengan berbenah tapi disini hanya 5 aja yang dimuat ya 😀 oke

Pertama, The Power of Habit- Charles Duhigg

Mungkin kurang nyambung ya, tapi ini nyambung banget dengan materi Gemar Rapi (@gemarrapi) yang berbenah mampu membawa kebiasaan baru yang positif. Jadi buku ini waib dibaca khusus sebagai suplemen supaya berbenah kita paripurna.

Buku ini kubaca pada pertengahan tahun 2017 lalu. Aslinya berbahasa inggris (aku punya e-booknya dikasih seorang kakak), yang berbahasa Indonesia juga ada diterbitkan oleh KPG.

Buku ini lah yang menjadi salah satu referensi buku yang kuterbitkan #KonMariMengubahHidupku pada agustus lalu. Kuambil intisari dan kuletakkan pada bab terakhir bukuku.

Buku ini sangat ilmiah, logis dan mencengangkan. aku pribadi jika menjadi jurnalis seperti penulis belum tentu (mau) menuliskan dan mencari data-data terkait hal itu. Salut buat om Charles Duhigg ^^

Buku ini menceritakan bagaimana sebuah kebiasaan itu mampu diubah, dibentuk, direkayasa, dikurangi maupun direprogram. Semuanya ilmiah, ada polanya.

3TBH

 

Kedua, The art of Discarding- Nagisa Tatsumi

Buku yang populer tahun 2000, kemudian direpublish 2005 dan 2017 ini karya Nagisa Tatsumi. Nagisa Tatsumi warga negara Jepang yang concern pada kegiatan berbenah, ia menceritakan bagaimana seseorang bisa menumpuk, sayang membuang dan menjelaskan bagaimana mindset kita sseharusnya ketika berbenah. Konon buku inilah yang menginspirasi Marie Kondo dalam menentukan urutan berbenahnya.

Banyak tips dan ulasan yang jleb jleb pada buku ini sehingga membuka pikiran kita bahwa ga perlu ragu untuk mendiscard barang. Suka ada naloginya gitu, seru sih.. kayak “Mungkin suatu hari kupakai.. -sampai sapi pulang. pun ga bakal terwujud :D”

Trus analoginya juga mengaitkan dengan waktu yang lama.. seperti gadis-gadis kecil bermimpi bahwa suatu hari nanti seorang pangeran akan datang — tetapi hari itu tidak pernah mungkin tiba. Dan sebelum dia tahu itu, gadis kecil itu adalah wanita setengah baya …:D

You can say things like “I may use it sometime,” or, “One day it may be useful” until the cows come home. Little girls dream that some day a prince will come along—but that day is never likely to arrive. And before she knows it, the little girl is a middle-aged woman…

2buk

Nagisa Tatsumi sayangnya sudah meninggal dunia pada bulan juni lalu dalam peristiwa kecelakaan 🙁 padahal karyanya ini fenomenal.

Ketiga, Good bye Things- Fumio Sasaki

Kali ini buku yang memang terbilang baru, tahun 2017 yang ditulis oleh seorang lelaki yang tobat menjadi minimalis : Fumio Sasaki. Buku ini pula yang aku baca dan jadikan referensi pada saat menulis buku #KonMariMengubahHidupku.

Pada buku Fumio Sasaki menceritakan setidaknya ia butuh waktu kurang lebih 5tahun untuk menjadi seorang minimalis. Ia pernah menjajal teori Danshari, KonMari pada awal berproses discarding barang. Ada 55 tips menarik untuk menjadi minimalis. Dilengkapi dengan foto nyata, buku ini lumayan enak dibaca.

4tgt

Keempat, Clutter Rehab- Laura Wittman

Belum tuntas ku membacanya karena lumayan juga pagenya. Ada sekitar 101 chapter pada buku ini. Buku ini kudapatkan berupa e-pub dari Bu Tata Gemar Rapi, isinya bagus dan bisa diterapkan juga bagus-bagus isinya.

Salah satu tipsnya buat kita yang punya benda kenangan atau barang yang too much agar didiscard dengan nyaman bisa ‘take a picture’ dulu, agar kita bisa melihatnya jika merindukan sentimental items itu.

Ada prinsip one in one out juga, dan cukup lengkap pembahasan yang berkaitan dengan family. Mulai dari tips menata ruangan yang ada anak, menciptakan ruangan bermain, color-code kids, hingga urusan dapur. Sampai ada jadwal belanja membeli bahan makanan -sticky to it, kumplit.

1buk

 

Kelima, Buku Gemar Rapi (comingsoon)

Buku ini lebih cocok untuk masyarakat Indonesia, secara dari segi budaya, local wisdom dan keindonesiaan memang kita belum ada buku khusus berbenah yang menjadi acuan. maka gemar rapi ke depan membuatnya sesuai riset yang dijalani selama ini.

Semoga bermanfaat ^^

2 thoughts on “#Day10 Lima Rekomendasi Buku Berbenah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *