IBU PROFESIONAL KELAS BUNSAY LEVEL 2

Game Bunda Sayang #BunSay Level 2 #Day 4 : Melatih Kemandirian Anak

Hari keempat 🙂

Tepat memasuki penilaian di pekan kedua (sesuai dengan infografis yang diberikan).

Pengamatan : Sore kemarin hingga siang ini

Khusus pekan ini, dari sekian banyak skill yang dilist, fokuspengamatan pada anak adalah skill yang berkaitan dengan mandi pagi, nggak ngompol, merapikan mainan dan membaca buku. Keempat poin itu saya amati untuk sepekan ke depan (hari ini hingga hari sabtu).

Adapun cerita agenda day-4 adalah sebagai berikut :

Kemarin sore Syahid nangis, marah-marah karena mau ikut abinya naik mobil grab. Sedangkan kondisi di luar hujan deras dan cuaca cukup menusuk dingin. Abi dipastikan keluar rumah cukup lama karena harus ke Jakarta Selatan mengisi acara dekoruma hingga malam.

Syahid memberontak nggak terima kalau abinya berangkat padahal sudah diajak main, digendong, peluk hingga jajan apapun yang dia minta. Saya biarkan dia supaya selesai meluapkan amarahnya, abinya pun berangkat dengan cepat karena ditunggu supir grab cukup lama.

Syahid tetap marah, nggak terima. Saya diamkan saja, karena sudah emosi meluap. Hingga saya selesai dari kamar mandi dia nampak terisak, memanggil. Saya peluklah dia dan berikan pengertian kalau abi berangkat dalam rangka kerja, bukan bermain.

Akhirnya dia mengerti, saya beri roti coklat dan dimakan tandas. Kemudian dia minta lagi sepotong dan dibuat pretend play, dia jadi koki. Syahid ambil spatula dan panci di dapur. Ditatanya seperti ini :

Saya minta dia potong rotinya dan dibagikan, sambil meminta untuk membaca buku (ini nggak didokumentasikan, keburu ngambek lagi wkwk).

Selesai baca buku, nonton, makan roti, saya sodori bakso nggak mau, Syahid main yang lain hingga mengikuti saya ke kamar depan. Saya matikan lampu kamarnya dia, kami berdua pindah ke kamar depan, saya baca buku sambil menyalakan laptop, Syahid sendiri nonton youtube (jatah setiap weekend, sabtu malam).

Hingga pukul 23.00 Abi belum pulang, katanya macet dan memang lumayan juga perjalanannya. Syahid tetap menanti abinya pulang, setiba abi di rumah langsung diserbu itu oleh-oleh dari acara. Seperti biasa ada cake dan minuman. Semalam juga ada tumpeng mini, maka kami pun makan malam bertiga (menjelang dini hari).

Pagi hari, Syahid mandi pagi dan mulai eksplorasi. Jadwal hari ini, siang ada kondangan. Syahid sendiri cukup ‘sibuk’ dengan roti yang dia simpan di kulkas. Pagi sarapan roti dan dia beli cookies dimasukkan kedalam toples tupperwear.

Menjelang siang, selesai agenda kondangan Syahid merapikan mainannya yang kena lumpur (habis dijemur).

Sore sebelum asar, dia ikut beberes kebun depan jalan rumah bersama abi.

Sore, selesai mandi dan sholat asar dia tertidur pulas 🙂

Berikut capaian untuk pekan kedua, hari pertama ini (atau day ke-4 jika dihitung dari Game Level 2) :

Dan berikut capaian total yang sudah saya rekap untuk hari ke-4 pada tabel berikut :

To be a good father and mother requires that the parents defer many of their own needs and desires in favor of the needs of their children. As a consequence of this sacrifice, conscientious parents develop a nobility of character and learn to put into practice the selfless truths taught by the Savior Himself. (James E. Faust)

See you later~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *