DAILY

Jumat, Kembali ke Rutinitas

Universitas Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia institut teknologi sepuluh nopember its

bismillah..

kembali ke rutinitas!! itulah judul yang cocok untuk hari ini,, hehe

setelah kemarin jatuh sakit (kepala pusing) maka hari ini saatnya BERTINDAK CEPAT

tadi malam aku tidur jam 2 pagi bukan untuk ngerjakan tugas,, tapi hanya sekedar menulis. hehe.. yeah, beginilah kalo seseorang suka banget dengan nulis, suka baca, gatau waktu.. (namanya juga hobi) 😛

aku bangun jam 4 (otomatis hanya tidur 2 jam) untuk sholat subuh. di asramaku emang udah terbiasa bangun jam segitu,, walopun begadang dan banyak yang masih melek-merem mau gamau WAJIB bangun pagi 🙂

rutinitasku adalah berwudu, sholat subuh berjamaah (dengan menjadi imam bergantian), dilanjut tilawah alqur’an, dzikir alma’surat (dzikirnya rasulullah) dan kemudian kajian pagi hingga pukul setengah enam pagi.

kajian pagi di asrama diisi oleh teman2 sendiri secara baergantian sesuai jadwal mengisi (ini ceritanya kita menjadi ustadzah di rumah) setiap hari dengan berbeda2 pembahasan.

hari senin ada tahsin yang rutin diisi oleh mbak immash (sistem informasi 2008) yakni tentang membaca alqur’an sesuai tajwid dan dialek Quraisy

hari selasa ada english day,, topiknya udah ada di jadwal (diisi oleh moderator dan kita sifatnya berdiskusi membahas topik terhangat) dan yang jelas ini adalah english day,, jadi mulai bangun tidur hingga pukul 21.00 (jam malam) wajib berkomunikasi dengan menggunakan bahasa inggris 🙂

hari rabu ada fiqh wanita (diisi sesuai jadwal, ada bukunya.. tebel banget dan referensi tersebut insyaAllah shahih)

hari kamis ada shirah nabi, shahabat dan shahabiyah (shirah nabawi udah kelar,, kini shirah sahabiyah yang menjadi rutinitas setiap hari kamis. sifatnya presentasi (otomatis membuat ppt) ada buku acuannya 2 jilid..

hari jumat ada bahasa arab, bahasa wajib kita krna bahasa arab adalah bahasa dunia-akhirat, hehe.. maka dengan belajar bahasa arab ini menjadi rutinitas setiap hari jumat 🙂
kalo hari sabtu dan minggu biasanya ada agenda di luar,, oia,, di asrama juga wajib memasak. ada piket masaknya 🙂

*kembali ke rutinitas*

tadi setelah kajian pagi, aku piket menyapu dan pel. setelah itu online sebentar (melanjutkan ngblog) dan setelah jam menunjukkan jam setengah 7 aku berangkat ke kampus.

sampai di kampus,, langsung kuliah metodologi penelitian. yang mengajar adalah Bpk Hasan Ikhwani. rata-rata dosen di jurusanku itu laki-laki, bapak-bapak. kukira dulu ada 1 ato 2 orang lah ibu dosen,, ternyata emang diisi oleh dosen laki2 semua!! kecuali mata kuliah umum yang kuliahnya di luar jurusan (semacam kewarganegaraan, agama, technopreneurship, dll)

berbeda dengan dosen lain, bapak hasan adalah orang yang hanif. beliau memisah tempat duduk laki-laki dan perempuan (yeah, otomatis ga imbang,, kebanyakan laki2nya) secara pakaianpun juga ketat sekali. kalo laki-laki harus memakai baju ala kantoran, pakai hem berkerah/batik, ikat pinggang, celana kain, sepatu berkaos kai dan rambut ga boleh gondrong. sedangkan untuk perempuan,, yang muslim wajib pakai rok panjang dan berkerudung lebar,, ga boleh baju ketat. kalopun ga pakai kerudung,, pakaian harus sopan, lebar dan tidak trawang.

saya senang dengan kedisiplinan beliau, apabila ada mahasiswa yang datang terlambat langsung dilarang masuk. kami semua jadi “takut” dan otomatis sendiri khusus hari jumat mau gamau harus bangun pagi2 bener dan ga boleh telat.

dampaknya apa?? semua temanku jadi rapi2, cakep2 dan ontime semua. hahaha.. andai saja semua dosen menerapkan seperti itu yaa?

yang kusuka dari pelajaran beliau adalah tentang karya tulis dan bagaimana cara membuat tugas akhir dengan baik, bagaimana menjadi peneliti itu dan apa yang harus kita persiapkan..
tidak hanya itu, wawasan agama, pengalaman ke luar negeri (studi di Inggris) dan wawasan umum setiap waktu di sela perkuliahan selalu dibahas.

seperti tadi…
beliau tadi membahas tentang Mendefinisikan Problem/masalah Penelitian
ternyata dalam mengawali sebuah penelitian.. sesuatu yang terberat itu adalah merumuskan dan mendefinisikan masalah.

untuk menjadi seorang peneliti diperlukan 3 hal, yakni:
-list permasalahan
-ada pertanyaan yang harus dijawab dari permasalahan (disesuaikan dengan waktu, dana dan kemampuan)
-hipotesa awal

misalnya,, terdapat banjir di Lamongan. maka dengan kejadian yang sama akan menimbulkan pertanyaan yang dibuat berbeda.

maka kita perlu membuat list permasalahan apa saja disana, kemudian baru disaring dan kita angkat yang mana yang mau dijadikan topik.

tujuan, masalah dan kesimpulan harus konsisten..

di sela-sela memberi materi pak Hasan memberi pesan :

1. di luar negeri sana,, orang sangat memperhatikan pola makannya. maka, jangan heran jika orang disana sehat dan panjang umur,, karena mereka melihat kualitas makanan. beliau berkata, “saya di Inggris sungguh kaget dengan pola hidup dsana, merekapun jg kaget dg saya. krna apa? krna saya ini makan nasi dan bagi saya itu wajar,, bagi mereka, tidak makan nasi tidak apa2 yang penting gizi terpenuhi. bahkan mereka paham bahwa kulit ayam, jeroan (organ dalam) itu tidak boleh dimakan krna mengandung kolesterol. sedangkan kita di Indonesia?? makanan yang paling enak ya itu kulit, usus, jeroan paddahal kalo di luar itu dibuang (bahkan hanya dihargai setengah pound sekarung, ckck)”

2. pentingnya ilmu gizi untuk para mahasiswa dan yang akan membina rumah tangga, krna cara merawat bayi, anak, memelihara gizi keluarga itu penting (khussusnya sang ibu/calon ibu) oleh karena itu,, perlunya kita dalam belajar ilmu di luar bangku kuliah untuk di terapkan dalam kehidupan itu sangat penting. “karena saya kira permasalahan bangsa ini memang terletak pada dangkalnya ilmu pengetahuannya. saya lihat di berbagai pelosok desa.. ibu2 belum paham terhadap pola gizi keluarga. selain faktor ekonomi juga karena emang ilmu. contoh realnya adalah terkait mencuci beras. bagi ibu yang tidak paham maka dia akan mencuci sebersih2nya,, padahal mencuci beras dengan sangat bersih (hingga air berwarna bening) itu berarti telah menghilangkan gizinya”

3. pentingnya seorang anak untuk berbakti pada orangtua.. karena jika kita berani pada orangtua bahkan membentaknya (dalam islam dikatakan “uhf” saja sudah dosa) adalah berdampak kecelakaan di dunia dan akhirat.
maka,, perlunya ilmu dalam keseharian kita..

to be continue deeh–> saya mau ketemuan sama mbak saya, hehe (bukan mbak kandung sih)

NB : hari ini mendapat 3 tawaran KP (kerja praktek) untuk 2 bulan yakni di >> Petrochina, Perusahaan Gas Negara, dan PPGL (pusat penelitian geologi laut).

so that,, saya sekarang bingung mau milih yang manaa @,@

#bismillah semangat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *