Less Waste

Perjalanan menuju mengurangi sampah berawal pada pertengahan tahun lalu, tepatnya ketika suami ikut kelas #belajarzerowaste. Bersyukur yang ngotot ikut tuh Aang, coba kalo aku bisa naik turun semangatnya haha. Sebab diri saya jika mau berubah membutuhkan waktu untuk konsistennya tuh lumayan memakan waktu lama. Berbeda dengan Aang yang melesat gitu.

Pertama kali yang dilakukan Aang untuk menguatkan tekadnya adalah mengunjungi TPA Kabupaten Bogor, bisa dibaca di sini. Pada waktu itu saya berfikir, mungkin tugasnya dia bertahan seminggu dua minggu. Eh ternyata sampai kelas selesai dan terus menerus dia upgrade diri untuk menerapkannya secara holistik walaupun (sekali lagi) karena progressku lamban jadilah kurang optimal. Tapi gapapa ya daripada nggak jalan sama sekali. hehe.

Apa yang tahun lalu saya lakukan?

Saya ikut Plastic free july with kki (komunitas KonMari Indonesia- saat itu masih ada) yang materinya ditulis oleh Bu Tata (IGnya disini) kalo mau lihat materinya bisa cek IG gemar rapi.

Pertama yang saya ubah adalah yang paling mudah : memilah sampah dan mengganti kebiasaan single use item kepada barang reusable item. Saya ganti sedotan ke sedotan stainless, kotak makan kalo jajan juga bawa, kresek ganti dengan tas kain, kalo botol minum udah jadi kebiasaan lama sih karena ngehemat 😀 sejak dulu selalu sedia botol minum setiap keluar rumah biar gak jajan akua 😀

Kedua, mendaur ulang sampah plastik dan membuat kompos sampah organik.

Ketiga, membuat sabun alami untuk kebutuhan domestik. Mulai dari bahan lerak, eco enzym hingga bikin sabun beneran wwkwkwk.

Mungkin itu dulu, foto foto menyusul ya. Filenya ada di perangkat satunya 😀