DAILY

Mengejar Ketertinggalan Target Bulan Januari

Mengejar ketertinggalan bulan ini. Beberapa target yang belum tercapai sengaja dirapel hari ini dan besok. Sebenarnya hanya terget pribadi, ngga saklek juga  tapi saya punya keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan sesuai dengan prasangka hambaNya. Maka jalur ikhtiar ini menjadi utama dan juga doa.

Ada sebuah teori yang sempat saya pelajari di saat kuliah dulu. Namanya Risk Management, dimana setiap barang, keadaan, kondisi bahkan manusia tidak pernah lepas dari “resiko”. Apapun itu, mau baik maupun buruk. Pun dengan targetan, semua beresiko. Namun kita bisa kelola dan ambil resiko yang terkecil 😉

Saat ini saya sedang mengejar beberapa ketertinggalan. Salah satunya adalah membaca 5buku/bulan. Sudah ada 4buku terbaca, tinggal 1 buku lagi yang belum beres.

Saya sengaja menuliskan disini sebagai memoar diri agar kelak bisa dibaca keturunan dan generasi berikutnya bahwa jangan pernah berpuas pada satu posisi kebaikan. Sebab hal tersebut akan melemahkan kita.

Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. 

Lihatlah dan belajarlah dari anak anak, tadi pagi ketika saya di paud hampir selalu menelisik betapa merekalah pembelajar terbaik itu. saya sebagai guru justru belajar dari mereka. Mereka, anak anak.. ketika Gagal, bangun lagi, gagal, bangkit lagi. Dengan senyum cerianya. 🤗

Saya teringat kalimat dari Chuck Feeney, “There has to be a balance in life. A balance of business, family, and the opportunity to learn and teach.”

Intinya adalah selain kita harus belajar juga harus mau mengajarkan. Kita harus seimbang. ngga bisa terus menerus belajar tanpa mau sharing. tentunya dalam hal ini adalah sharing sesuatu yang baik. 😄 kalau yang buruk mah hapus aja, supaya ngga ada yang meniru keburukan kita.

Selanjutnya adalah menuntaskan online course ielts say yang terbengkalai. Hihi.. semoga maksimal pekan ini lah beres walau mundur dikit dari timeline.

Selain itu juga membereskan bisnis juga, beberapa PR ada yang belum dikerjakan.

Dan terpenting adalah membuat kurikulum mas Syahid mengejar milestone yang belum tercapai di usia 2tahunnya.

Okeh. semangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *