DAILY

My family My Team BEM FT.K

Sejak di tahun pertama aku berorganisasi, belajar menerima semua karakter oranglain disini. Sebenarnya sudah kualami sejak SMA saat aku menjadi pemred majalah sekolah dan mengatur semua alur dari persiapan produksi majalah hingga evaluasi di akhir distribusinya.

Namun di tahun ini aku lebih memahami, pasalnya sejak di kader di jurusan, ikut himpunan, merger dengan lembaga dakwah jurusan dan fakultas berasa label kura-kura sudah biasa tersemat oleh kawan-kwanku. Kuliah-rapat-kuliah-rapat sampai bosan. Hehehehe.

Di tahun ini aku semakin diasah sejak raker, program berjalan hingga masa jabatan selesai. aku sendiri ‘dilamar’ langsung oleh presbem fakultas tanpa melalui prosedur oprec seperti biasa. Sempat menjadi ‘perang’ antar departement yakni rebutan diriku, wkwkwk. aku diperebutkan antara departement ristek dan psdm. Namun menurut track record akhirnya aku memilih di PSDM.

Di PSDM sendiri aku sebagai sekretaris menteri, aku nggak terlalu kenal dengan menteriku. Dan ternyata dia orangnya suka memerintah ini itu, hoooo menyebalkan. Tapi mau gak mau aku harus bantu dia, itu pikirku. Di samping itu aku emang lebih dekat dengan menristek apalagi kami terjun menjadi pemandu LKMM waktu itu. Jabatan pemandu terasa menjadi ‘pembeda’ diantara kami.

Sikap suka memerintah itu kadang kusuka dengan caranya yang unik dan lucu. Tapi jika di saat dia membuatku ‘bete’ dan melakukan beberapa kesalahan maka aku akan selalu menegurnya. Apapun itu sampai kita bertengkar didalam ruang seskab wkwkwkw.

Argh kalian, selalu membuatku bersyukur. Karakter kita yang berbeda memang membuat kita berkonflik tapi aku akan selalu mengingat betapa kalian jugalah yang membuatku semakin bijak bersikap.

Masih ingat di saat aku ‘membuat tes’ di awal program kerja kabinet, tes khusus pak mentriku. Kelimpungan dia, hahahaha. Melihat sikapnya yang meminta maaf dengan tulus itulah yang aku apresiasi. Tidak mudah bagi laki-laki se’sangar’ dia meminta maaf padaku. Thanks ya, kamu lulus.

Khusus untuk yang selalu dekat di hati, para menteri dalam negeri, menristek aku selalu mengingat kebaikan kalian yang selalu openmind dan menerima curhatanku. jujur, aku tidak mudah percaya pada orang namun kalianlah yang membuatku percaya akan semua itu bisa kita lalui bersama.

Wabilkhusus pak presiden, suatu saat setiap wejangan Pak Pres akan selalu kuingat. Setiap yang pak Pres katakan itulah yang menjadi cambuk diriku bahwa memaafkan orang yang bersungguh-sungguh meminta maaf itu adalah kunci kesuksesan kita.

terimakasih untuk satu tahun ini. Bem FT.K kita berbeda jurusan tapi kita tetap satu! VIVAAAT!

1 thought on “My family My Team BEM FT.K”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *