DAILY

Sahabat, Maumu apa?

aku punya sahabat di dunia maya, kami menyebutnya “Rangers Nusantara”. aku tak mengerti kenapa bisa seperti itu.. kami berdelapan, Karim (UI), Kiki, Ulfi, Iis (ITB), Raju (Undip), aku (ITS), Novi (padang), dan Alin (Unhas). walo kami gak pernah kumpul lengkap ber-8, tapi keakraban itu luar biasa..

kronologinya berawal dari foto di bawah ini (dari Abdul Karim)Image

kemudian oleh kiki diberi nama Rangers karena dia suka nonton film tersebut -_-

Image

dan akhirnya iis membuatkan grup di fesbuk, Eranger Nusantara..

*diam sejenak..

hiks.. tapi itu dulu..

sekarang? entahlah………. aku sendiri memutuskan keluar dari grup tersebut…..

aku merasa persahabatan itu sudah tidak sehat lagi.. aku merasa terintimidasi karena ada beberapa hal yang menurutku itu miss komunikasi namun sayangnya aku gak bisa mengkomunikasikannya lagi.

aku sayang sama mereka, namun mereka tidak nyata. mereka ada jauh disana, sama seperti masalah yang baru menimpaku.. aku sayang banget sama salah satu orang di grup rangers. dia orang yang kukagumi, pernah nginap dan melakukan aktifitas bersama, aku sering curhat padanya, aku sangat sangat terbuka dan percaya padanya. bahkan, apapun itu yang kurasakan ku berusaha cerita padanya.. sejak 2011 aku menjalin persahabatan dengannya..

namun karena alasan apa, aku nggak ngerti dia tiba-tiba berubah!! aku berusaha sms dan telfon namun not respons. aku ingin bertanya apa salahku? namun dijawab dengan ‘perumpamaan’-aku tak paham.

jujur, apa mau dia aku tak paham.. jika memang ingin memaksakanku agar seperti dia.. ehm, aku tak mampu. aku sudah ‘memilih’ dan ‘berproses’.

untukmu yang mungkin aja membaca blogku ini.. kumohon, maafkan aku. aku benar-benar ndak mengira kalo kamu marah ‘hanya karena -itu’. aku tau kau marah, kau marah karena kau anggap aku ini nggak dewasa, cengeng, sok, semaunya sendiri, dsb.. terserah.. tafadhol.. karena kamu nggak pernah tau ‘sekeras apa aku berjuang disini’ dan ‘disana’.

yang aku herankan adalah kau memintaku minta maaf namun kau tidak memberiku penjelasan padaku apa alasanmu seperti itu? bahkan jika ‘gara-gara itu’ pun aku sudah meminta maaf saat itu juga bahkan berhari-hari ku sms panjang padamu. namun kau justru kau tidak mempedulikanku lagi..menghilang begitu saja…

jika kau bilang -selama ini kau ‘mengalah’- padaku, aku benar-benar minta maaf. aku telah menyusahkanmu, merepotkanmu, membuatmu jengkel, dll. tapi jika kau benar-benar sahabat sejatiku..seharusnya kau tidak menyebutkan hal tersebut padaku.. karena aku -walo merepotkan- aku tdk pernah lupa atas semua kebaikanmu selama ini padaku, aku tak akan lupa, justru aku tanam semua kebaikanmu di hatiku.. walo kamu marah sekalipun, aku tetap mendoakanmu yang terbaik, yang terbaik dan yang paling terbaik….

*nangis

aku tak tau harus bicara pada siapa, disini aku hanya punya satu sahabat yang -nyata- mufida Unair. dan sahabat yang terjauh itu hanya kamu.. dan hanya kamu yang bisa memahamiku -waktu dulu, bukan sekarang- karena kita ‘punya background’ yang hampir sama.

mungkin kau tidak mengenal karakterku..

kujelaskan lagi ya, aku ini pendiam, pemurung, suka sendirian, rame di dunia maya, suka curhat pada orang yang kusayang (padahal di dunia nyata aku dikenal tertutup), temanku sedikit, aku gak terlalu suka menyapa orang (kebiasaan sejak kecil), jika ada masalah lebih banyak diam dibandingkan bicara, namun aku akan selalu bertanya pada orang terdekat jika aku tidak disapa seseorang.

kejadian waktu aku chat denganmu.. itu aku tidak sengaja. kukira kau marah bukan karena itu, karena bagiku itu bukan kesengajaanku dan aku meminta maaf padamu. namun yang aku herankan, kenapa kau marah padaku? jika tidak terjadi apa-apa pada dirimu.. atau diriku yang tidak peka..

aku cross check berkali-kali pada ‘yang bersangkutan’ namun katanya tidak ada apa-apa. yasudah, aku tenang kembali dan menjalani aktifitas seperti biasa.

ternyata hingga detik ini kau masih marah padaku.. jujur, aku bukan tipe orang yang jika minta maaf (dan tidak tau apa ini masalahnya) sampai selesai dan clear. karena kau sendiri tidak mau mendengarkan penjelasanku..

untukmu..

jika kau sudah tidak mau berteman dan mungkin kau anggap -aku ini apapun- sampai bawa ke dunia maya?? kau sendiri mengabaikanku…di saat aku berusaha untuk menjelaskan padamu….kau tau kenapa aku bawa ke forum? karena aku ndak kepikiran kalo masalahnya ‘gara-gara chat’ yang melibatkan ‘dia’. aku hanya berusaha menjaganya saja.. kukira kau marah karena ada susuatu yang lain, entah karena aku gak bisa datang?? aku bingung! tapi ternyata..karena itu.. jujur, aku nggak bisa menjelaskan selain ‘dia’ yang akan menjelaskannya padamu…(kau boleh salahkan aku, namun ‘proses’ kita memang berbeda).

ingat, aku bukan dirimu yang punya pemahaman luar biasa… aku hanyalah sosok yang kerdil yang berusaha memperbaiki diri.. namun ketika aku sudah diabaikan dan sudah tidak dihargai lagi.. maaf, akupun akan melakukan hal yang sama.

*diam

jika boleh jujur, aku masih sayang kamu.. hingga tulisan ini kubuatpun aku masih memikirkanmu.. namun afwan ya, aku bukan tipe orang yang jika dicuekin akan mencari., aku justru akan diam juga.

tanpa diriku, kau akan lebih baik. itu kesimpulanku dari smsmu yang waktu itu.

sahabatku.. maafkan aku ya..

aku pergi, karena aku sayang kamu. karena kau yang menginginkan itu. ingat, aku sudah minta maaf sebelum kau menghapusku.

syukron..

semoga kelak kita bisa bertemu di jannah-Nya..menjadi bidadari surga bersama….

-tertanda Khoirun Nikmah

-mantan sahabatmu..

@perak, BMKG Jawa timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *