IBU PROFESIONAL KELAS PRA-MATRIKULASI

#PRAMATRIKULASI – Tentang Ilmu

Dulu saya berpikir bahwa dengan memiliki gelar abcd maka semua akan bahagia, baik baik saja, sukses dan nyaman. Kenyataannya justru ilmu yang utama seringkali kita lupakan. Apakah itu?

Ya! menuntut ilmu agama. Mendalami islam itu sendiri.

Beberapa hari ini saya jadi sedikit takut dan resah menghadapi akhir zaman. Bagaimana tidak? ilmu agama masih sangatt kurang walaupun sudah berusahaa membaca ini itu. Tidak cukup. Harus belajar kepada ahlinya.

Kemarin hari sabtu saya kopdar bersama tim pengurus komunitas konmari, di masjid UI. Disana saya berjumpa dan berinteraksi langsung dengan sosok yang saya kagumi sejak awal : mba Putri namanya.

Mba Putri berawal dari batch 1 di wa grup 3 waktu itu. Saya tidak akan mengenalnya jika beliau tidak cerita dengan gaya khasnya yang riang dan renyah. Waaktu itu posisinya mba Putri masih pindahan dari Perth Australia ke Jakarta. Wah keren.

Di komunitas ini isinya memang orang orang yang entah bagaimana Allah bisa pertemukan kita – luar biasa. Mulai dari kedua senior saya yang di Jepang, berinteraksi dan mencetuskan ide komunitas. Mau diajak bertukar pikiran.. Trus bertemu lagi dengan sosok ibu muda dua anak, mba Cici yang dulunya jurnalis kemudian resign dan tetap produktif didalam rumah dengan aktifitas IT manager. Dan juga pengurus lain yang luar biasa, ada mba Cherril yang memiliki kisah mengharu biru bersama putranya (you are so special mbak 😘).

Nah saat rapat itulah mba Putri menceritakan tentang rules, adab terkait ilmu dll. Saya sangat tertarik. Akhirnya saya coba hubungi lagi mbak Putri apa masih ada peluang ikut kajian online tersebut atau bagaimana. Melihat peluang saya segera menjapri adminnya. Karena untuk menjadi murid disana antrinya luaarr biasa~ tapi ternyata saya belum beruntung. Hehehe.

Namun saya masih semangat karena mendapatkan materi audionya dari Mba Putri. Tadi pagi saya dengarkan, saya tulis dan saya resapi.

Bentuk Pengagungan terhadap Ilmu.

Ada setidaknya 20 hal yang harus kita perhatikan didalamnya. Sebab banyak atau sedikitnya ilmu seseorang bergantung kepada sikap bentuk pengagungannya terhadap ilmu.

Allah jelas meninggikan derajat beberapa derajat lebih tinggi pada orang orang yang berilmu.

Bagaimana seharusnya bentuk pengagungan kita terhadap ilmu?

  1. Membersihkan tempat ilmu/hati. Karena hanya dengan hati yang bersih ilmu akan berkenan masuk.
  2. Mengikhlaskan niat karena Allah. Disini kita seringkali lupa untuk ikhlas hanya karena Allah. Bagaimana meniatkan hal tersebut. Minimalnya ada 4 hal yang harus kita perhatikan yakni berniat untuk : mengangkat kebodohan dari diri sendiri, mengangkat kebodohan dari oranglain, menjaga ilmu supaya tidak punah dan mengamalkan ilmu.
  3. Mengumpulkan tekad, meminta kepada Allah dan tidak merasa lemah.
  4. Memusatkan semangat untuk mempelajari ilmu inti, yakni Alquran dan Alhadist. Karena keduanya merupakan sumber ilmu.
  5. Menempuh jalan yang benar dalam menuntut ilmu. Yakni dengan cara menghafal, mengumpulkan perkara perkara yang dikuatkan dan belajar hanya dari orang yang ahli.
  6. Mendahulukan ilmu yang paling penting, yakni terkait ibadah dan aqidah. Karena di zaman akhir ini yang harus dikuatkan kedua hal tersebut dalam menghadapi Dajjal.
  7. Bersegera untuk mendapatkan ilmu dan memanfaatkan usia muda.
  8. Pelan pelan dalam menuntut ilmu, karena tidak bisa serta merta. Mulailah dari kitab yang ringkas.
  9. Sabar dalam menuntur ilmu dan menyampaikan ilmu.
  10. Memperhatikan adab-adab ilmu. Yakni adab terhadap diri sendiri, guru, teman dll.
  11. Menjaga ilmu dari apa yang menjelekkannya.
  12. Memilih temannyang sholeh.
  13. Menghafal dan mengulang, bertanya kepada guru agar terbuka peebendaharaan.
  14. Menghormati ahli ilmu, tawadhu terhadap gurunya.
  15. Mengembalikan sebuah permasalahan pada ahli ilmu, tidak memaksakan dirinya. Terutama pada permasalahan permasalahan besar (umat).
  16. Menghormati majlis ilmu dan kitab.
  17. Membela ilmu dan menolongnya.
  18. Berhati hati dalam bertanya pada ulama. Syaratnya adalah bertanya untuk belajar, bertanya tentang sesuatu yang bermanfaat, melihat keadaan guru, dan memperbaiki cara bertanya.
  19. Cinta pada ilmu.
  20. Mempunyai waktu didalam ilmu.

Itulah 20 bentuk sikap kita dalam mengagungkan ilmu.

Dan dari sini jadi merasa makin keciil baanget dalam hal menuntut ilmu.

Terimakasih mba Putri. Bu Tatanya Ilan. 😘

Betapa Allah sayang padaku, mengumpulkan dan mempertemukanku dengan orang orang istimewa..

Alhamdulillah.

1 thought on “#PRAMATRIKULASI – Tentang Ilmu”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *