2.11 BUNSAY LEVEL 11

Bunsay Game Level 11 #Day17 Fitrah Seksualitas

Nonton (lagi) yuk, agak panjang ini. Namun sangat detail. Kali ini video youtube dari sisi agama islam ya. Kemarin-kemarin kita sudah bahas sisi umumnya. Nonton ini sediakan kuota dulu ya, lumayan 46 menit durasinya.

Tapi kalau gak ada kuota ya gpp, bisa baca resume dari saya di bawah ini.

Resume Video – Fiqh Pendidikan Anak : Tujuan Pendidikan Seksual – Ustadz Abdullah Zaen, MA

Kenapa Diperlukan Pendidikan Seksual?

Karena akhir-akhir ini sangat gencar kampanye atau promosi pendidikan seksual. Beberapa ortu juga mulai was-was sebab cara penyampaian dan nilai-nilai acuannya, jauh dari nilai-nilai ajaran islam. Beberapa hal banyak yang mengacu kepada apa uang dipraktikkan oleh budaya Barat.

Pendidikan seksual sejak dini, didalam islam bukanlah sesuatu hal yang baru, namun memang perlu kita pahami bahwa cara dan tujuan berbeda dengan barat.

Perbedaan pendidikan seks barat dengan islam jelas berbeda. Pepatah mengatakan :

Kita akan memahami sesuatu, ketika kita memahami kebalikan dari sesuatu tersebut.

-pepatah

Misalnya saat kita merasakan badan sakit, maka kita akan memahami betapa menjaga tubuh untuk sehat itu penting. Atau ketika listrik padam, betapa kita menyadari bahwa penerangan itu penting (gelap vs terang). Pun demikian saat kita mempelajari pendidikan seks dalam islam. Kita akan memahami betapa mulianya ajaran islam, saat kita paham ajaran yang bertentangan dengan islam.

Contoh ajaran islam yang semakin hari semakin redup. Misalnya menutup aurat. Bagi sebagian orang di luar islam, menganggap bahwa menutup aurat itu berat, ribet dan tidak bebas. Namun kenapa islam mewajibkan wanita (juga laki-laki) untuk menjaga aurat.

Islam mewajibkan wanita dan pria untuk menutup auratnya dalam rangka untuk memjaga kehormatannya. Misalnya wanita, diibaratkan sebagai mutiara. Mutiara ada didalam cangkang yang bersih dan suci. Kelak yang membukanya adalah tangan orang yang suci (dalam ikatan pernikahan).

Sedangkan barat, aurat dibiarkan terbuka, bak jajanan atau makanan di pasar tentu tidak akan hygienis. Banyak lalat (orang yang tidak terikat pernikahan) bebas memegang dan mengotorinya. Naudzubillahimindzalik.

Jika ingin memahami apa perbedaan Pendidikan Seks Barat VS Islam, mari kita kupas setidaknya ada 3 hal.

Tujuan Pendidikan Seksual di Barat

  1. Untuk menekankan pentingnya kesetiaan pada pasangan. Perlu diketahui bahwa definisi pasangan disini bukanlah pasangan yang halal bahkan pasangan yang tidak diikat pernikahan. Bahkan ada pasangan yang berkumpul hingga memiliki beberapa anak, kemudian barulah berniat menikah, ada juga yang hingga berusia senja tanpa ada ikatan pernikahan sama sekali.
  2. Menghindari kehamilan usia remaja. Artinya, jika tidak menyebabkan kehamilan, maka aman. Sungguh menggelikan bahkan dengan dalih HAM. Di negara kita, umumnya orang melakukan hubungan seksual di tempat tertutup, jikapun terbuka maka bisa dipastikan itu yang melakukan adalah para binatang (kucing dengan kucing, ayam dengan ayam, bukan manusia). Namun di negara Barat, ada kisah di Rusia, di lapangan terbuka pun dibiarkan saja. Naudzubillahimindzalik.
  3. Mampu menghindari hubungan seks yang tidak diinginkan dan tidak aman. Arti dari kata aman adalah pasangan yang sehat, tidak terpapar penyakit menular, jikapun terpapar maka menggunakan alat kontrasepsi sebagai pelindungnya. Naudzubillahimindzalik.

Tentu ketiga hal itu sangat jauh berbeda dari ajaran islam. Didalam islam, hubungan seksual bukan didasarkan atas suka atau tidak suka, namun ditentukan dalam ikatan pernikahan yang suci.

Setelah menerapkan segala upaya untuk tujuan diatas, apakah barat sukses menghadapinya?

Ternyata tidak juga, malah semakin parah. Hingga pelecehan seksual pun mulai marak terjadi bahkan menyasar kepada anak di bawah umur 🙁 baik kepada anak laki-laki maupun perempuan. Hingga terdapat berita penjualan budak-budak kecil demi memenuhi hasrat pelampiasan seksualnya. Lebih ngeri lagi, mereka juga kuat berusaha, untuk meng-goal-kan undang-undang pernikahan sesama jenis. Naudzubillahimindzalik.

Lantas Bagaimana Tujuan Pendidikan Seksual didalam Islam?

Tujuan Pendidikan Seksual Dalam Islam

Tujuannya adalah :

Untuk menjaga Keselamatan, Kehormatan dan Kesucian Anak-anak kita.

-tujuan pendidikan seksual dalam islam

Sebagai ortu, kita harus mampu menjaga keselamatan, kehormatan dan kesucian anak-anak hingga mereka siap menuju jenjang usia berumahtangga.

Tentu hal ini tidaklah mudah, kita lihat iklan, buku bacaan, majalah, promosi, film hampir semua mengarahkan anak-anak kita jauh dari tujuan pendidikan islam. Bahkan sejenis iklan pun yang tidak nyambung dengan maksud produk juga menampilkan hal yang seronok.

Namun kita harus optimis dan mau berubah, perbaiki diri kita. Jangan sampai merusak anak-anak kita sendiri dengan memberikan HP tanpa pengawasan. Kalau bisa jangan diberikan HP sebelum aqil kepalanya dan baligh usianya. Semoga kelak kita mampu mempertanggungjawabkan segala amal perbuatan yang kita berikan pada anak di yaumil akhir, Amiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *