EDUKASI SUSTAINABLE LIVING

Cara Membuat Pipa Vertikal Garden Sederhana, Hemat dan Tak Perlu Alat Mahal

Hari ini, saya akan menceritakan sebuah model kebun yang ada di rumah. Dalam bahasa Inggris disebut dengan vertical pvc pipe garden, atau dalam bahasa Indonesianya adalah cara berkebun vertikal menggunakan pipa pvc. Oia, dalam hal ini, bisa menggunakan pipa bekas, tak harus membeli baru. Kami pun demikian. Daripada pipanya tak bermanfaat.

Apa itu Pipa Vertikal Garden?

Yaitu cara berkebun dengan memanfaatkan pipa yang didisain sedemikian rupa secara vertikal, untuk digunakan menanam beberapa jenis tanaman yang edible di lahan yang terbatas untuk meningkatkan kualitas udara.

Apa Manfaatnya?

Beberapa hal, manfaat dari kebun vertikal ini adalah :

Filter udara alami

Selain menambah keindahan, menjadi pilar greenhouse (jika didisain dalam jumlah banyak), hemat ruang, dan juga mewujudkan hidup yang berkelanjutan tanpa perlu modal besar, ia juga menjadi filter udara alami yang membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih. Hal ini disebabkan oleh tanaman yang mengeluarkan karbondioksida dari udara dan menggantinya dengan oksigen yang dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup di sekitarnya.

sumber : www.jimsmowing.com.au

Membuat sekitar ruang menjadi tetap sejuk

Dengan membuat tanaman vertikal, baik dengan pipa maupun yang ditempel di dinding, misalnya rumah kita panas menghadap matahari, artinya kita telah melindungi diri, menciptakan lapisan isolasi ekstra, yang akan menahan panas dan menurunkan suhu di dalam rumah.

Penelitian telah menunjukkan bahwa permukaan taman vertikal bisa mencapai 10 derajat lebih dingin karena menyerap panas matahari serta memperlambat pergerakan udara. Karena itu, bagian dalam rumah akan lebih sejuk dan dapat mengurangi hampir 20% biaya listrik -entah kipas ataupun AC di rumah kita.

Meningkatkan kualitas udara

Kita tahu bahwa tanaman mengeluarkan karbondioksida dari udara dan menggantinya dengan oksigen. Jika kita letakkan dekat area kita, maka kita sudah mampu melindungi diri dari racun berbahaya seperti karbon monoksida, benzena, formaldehida, dan trichloroethylene, dan itu artinya kita menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi semua orang.

Meningkatkan nilai rumah (added value)

Tidak ada cara yang lebih sederhana untuk meningkatkan ‘faktor wow’ rumah kita selain dengan memasang taman vertikal- baik dengan pipa maupun ditempel ke dinding). Hal ini akan terlihat memukau dan menambah nilai ekstra di rumah. Dan keduanya cukup penting jika misalnya sewaktu-waktu kita ingin menjualnya.

Ke depan, tren rumah minimalis dan fungsional serta sejuk akan menjadi incaran. Jika kita melakukan investasi kecil di taman vertikal ini, kita dapat dengan mudah memasarkan rumah kita.

Mengurangi jejak karbon

Jika di kebun vertikal, kita menanam buah, sayuran, dan herba, artinya kita membantu lingkungan dengan meminimalkan dampak jejak karbon.

Pertama, karena kita telah mampu mengurangi jarak tempuh dari buah segar, sayuran, dan rempah-rempah yang tumbuh di rumah sendiri. Maka jejak karbon akan menjadi hampir nol alias kita tak menyumpang polusi ke luar.

Kedua, kita akan mengurangi penggunaan kendaraan atau mobil untuk bepergian karena kita menanamnya di halaman belakang rumah sendiri. Kebun vertikal juga membantu mengimbangi emisi karbon karena tanaman menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Mereka juga membantu membersihkan udara dari polutan dan debu.

Bisa dimakan

Sangat mudah untuk mengubah sayuran di kebun untuk menjadi mangkuk makanan yang tidak hanya akan memberi kepuasan besar tetapi juga menghemat uang kita.

Sebelum kita menanam apa pun, cari tahu apa sajakah tanaman vertikal yang cocok di bawah sinar matahari penuh atau sebagian atau teduh penuh. Jika tanaman berada di tempat teduh, tanaman yang dapat kita tanam adalah mint, basil Thailand, dan selada air. Di bagian teduh, bisa menanam selada, roket, kemangi, peterseli, dan daun bawang. Dan di bawah sinar matahari penuh, makanan yang bisa kita tanam yaitu tomat ceri, dan thyme.

Bagaimana Cara Membuatnya?

Pada dasarnya vertical pvc pipe garden ini secara disain, bisa disusun secara paralel maupun seri, terutama untuk mengatur aliran air. Namun, yang kami buat ini model sederhananya ya.

Disclaimer! Ini merupakan cara tak bermodal, cukup cepat, hemat, tidak perlu menggunakan alat mahal dan caranya juga cukup mudah. Sehingga jika ada yang ingin membuat dengan lebih estetik lagi dan memiliki budget, sebaiknya menggunakan cara yang lebih praktis.

Seperti apa itu?

Langsung saja, ikuti langkah ini.

P.S : seluruh foto di bawah adalah dokumentasi pribadi, hasil pengalaman membuat di tahun 2020.

Langkah pertama, siapkan bahannya dulu.

Yang kami siapkan adalah barang bekas seperti pipa, botol kaca. Serta peralatan lain seperti meteran, pensil, lilin, dan gergaji kecil.

Langkah kedua, ukur panjang atau jarak antar lubang, jaraknay 20 cm dan beri tanda. Gunakan pensil yang sudah disiapkan.

jaraknya per 20 sentimeter

Langkah Ketiga, potong garis tersebut dengan gergaji mini. Tujuannya agar mudah saat dilubangi.

Langkah keempat, lubangi pipa sesuai disain. Menggunakan lilin. Namun kalau mau bagus, tidak gosong, memanasinya menggunakan lighter atau heat gun saja. Kecuali jika tak mengedepankan estetika ya, pakai lilin gak masalah.

Jika sudah cukup dalam dan pipa mulai meleleh panas, tusuk dengan botol kaca bekas. Tujuannya agar lebih lebar area lubangnya.

Hasilnya begini :

Lakukan terus hingga lubang selanjutnya.

Setelah itu, diisi dengan media tanam. Jika belum tahu apa itu media tanam, bisa cek di stories instagram @aanghudaya.

Khusus yang memiliki lahan tanah, tidak mau memindah-mindah pipa, bisa langsung tancapkan ke dalam tanah. Namun, jika ingin dipindah-pindah, portable, sebagaimana yang kami buat saat di kontrakan itu, maka tancapkan ke dalam ember berisi semen.

kondisi di kontrakan, karena waktu itu belum pindah k rumah sendiri, kami gunakan ember berisi semen, agar mudah kami bawa saat pindahan.
Bagian bawah adalah ember berisi semen.

Setelah diisi media tanam, bisa ditancapkan tanaman yang edible, bisa dimakan dan mudah dirawat. Kalau kami, menancapkan bayam brazil.

tampak atas

Oia, ini foto di kontrakan ya. Untuk di rumah sendiri, pot portablenya masih ada. Tanaman juga masih ada, namun beberapa sudah dipanen dan mulai layu. Untuk foto terbaru belum dirapikan karena rumah masih dipoles-poles.

Demikian post blog hari ini, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan