3.3 BUNCEK KEPOMPONG IBU PROFESIONAL

Day 12 : Jurnal Tantangan 30 Hari Tahap Kepompong Bunda Cekatan Batch 2

Hari Ahad, dimana saya memang off atau break dari aktifitas menulis. Namun tetap jalan sih, menulis caption di media sosial. 😂 Ya, hari ini saya memutuskan untuk tidak melakukan apa-apa. Walaupun tetap aja, mendadak selalu ada ide. Setelah kemarin submit untuk lomba Mompreneur, hari ini saya mencoba peruntungan ikut lomba membuat grafis meme yang berkaitan …

Continue Reading
3.3 BUNCEK KEPOMPONG IBU PROFESIONAL

Day 11 : Jurnal Tantangan 30 Hari Tahap Kepompong Bunda Cekatan Batch 2

Memasuki hari ke-11. Saya cukup puas, walau seharian fokus saya terbagi ke beberapa tantangan di luar bunda cekatan. Namun itu saya syukuri. Alhamdulillah. Setidaknya ada 3 tantangan, yaitu dari IG firdaus kids, Rulis IP Bogor (daily writing with one word), dan dari PKS dalam rangka hari kartini. Hari ini, saya take vidio setelah mengisi zoominar …

Continue Reading
3.3 BUNCEK KEPOMPONG IBU PROFESIONAL

Day 10 : Jurnal Tantangan 30 Hari Tahap Kepompong Bunda Cekatan Batch 2

Pagi setelah subuh, saya tilawah dan melanjutkan mendengarkan shalawat yang indah ini. Walau tergoda dengan kasur yang nyaman, saya melanjutkan aktifitas dan tetap harus bersyukur. Hari ini, cukup produktif, saya merapikan beberapa naskah buku dan kembali menekuni plot dan story untuk alur novel yang sudah mulai berjalan. Di luar itu, dari pagi, saya menunggu plot …

Continue Reading
3.3 BUNCEK KEPOMPONG IBU PROFESIONAL

Day 9 : Jurnal Tantangan 30 Hari Tahap Kepompong Bunda Cekatan Batch 2

Tumben jam sepuluh siang sudah setor tantangan harian, Nik? Biasanya kan jam sepuluh malam, beres tarawih? wkwkwkk (menertawakan diri sendiri). Well, ya, inilah sebuah kemajuan pencapaian di hari ke-9. Setelah delapan hari jungkir balik menyesuaikan diri untuk menerima tantangan yang tak mudah, membuat novel. Ya, saya akui, saya terbiasa dengan menulis non-fiksi, terbiasa menulis tanpa …

Continue Reading
3.3 BUNCEK KEPOMPONG IBU PROFESIONAL

Jurnal Kepompong ‘Puasa’ Pekan 1

Pekan pertama ini awkward. Antara pikiran, plan, body dan realita jumpalitan engga sinkron. Bisa dikatakan, saya gagal di pekan pertama ini. Bagaimana tidak? Niat puasa gadget, masih slow motion bahkan terikat sedemikian rupa. Sebagaimana yang telah saya pelajari di tahap ulat-ulat bahwa hal yang paling mendistraksi produktifitas selama ini adalah gadget, wabilkhusus henpon berkuota internet …

Continue Reading