BLOGGER PEREMPUAN DAILY

Day 21 : what’s a challenge you’d love to tackle?

Tantangan yang ingin aku tangani yaitu menulis dan menerbitkan buku fiksi, yaitu Novel. Ya, selama ini aku masih berjibaku di dunia non-fiksi. Adapun untuk fiksi, hanya kujadikan refreshing di akun wattpad. Beberapa cerpen fiksi pernah dibukukan, terakhir didalam antologi Cerita Saat Jeda. Bentuknya fiksi, tapi masih terbatas di seribu word count.

Ajang berlatih menulis karya fiksi sebenarnya sudah ada, melalui akun wattpad. Namun masih belum konsisten dan menulis berdasar mood semata. Bukan menulis yang ‘sungguh-sungguh’ sebagaimana saat aku menulis naskah non-fiksi.

Kenapa ingin menaklukkan tantangan membuat Novel?

Pertama, karena aku sudah menginvestasikan waktu, energi, materi untuk mempelajari formula dunia fiksi. Terutama saat mengikuti kelas Kaizen Writing, aku berburu berbagai referensi kepenulisan setelahnya. Baik buku luar maupun dalam.

Kedua, menulis fiksi bisa bebas berimajinasi. Tanpa perlu ada ‘beban’ pertanggungjawaban apakah itu nyata sesuai fakta atau tidak. Selama ini, kebiasaanku saat menulis non-fiksi, kumulai dari mencantumkan daftar pustaka dulu. Seperti waktu menulis skripsi, tentu hal ini menjadi beban ketika sudah merasa ‘pas’ sumbernya, kenyataannya aku harus mengubah di saat menemukan ‘bacaan’ atau sumber baru lagi. Itulah kenapa buku yang aku tulis masih belum aku masukkan ke penerbit bulan ini. Semoga bulan depan, selesai self editing, tak ada lagi keraguan penambahan sumber. Ya, kelemahan non-fiksi memang di kedalaman riset dan menggali nara sumber.

Ketiga, saatnya keluar dari zona nyaman. Selama ini aku merasa nyaman di non-fiksi. Faktanya, beberapa pembaca di wattpad mendorongku untuk terus menulis fiksi agar terus terasah. Inilah yang menjadi pemantik diriku untuk semangat menantang diri ke depan, minimal bisa terbit novel perdana lah ya. Amiin.

Semangat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *