DAILY

Hampa

dalam sebuah hubungan terkadang memang ada suatu masa dimana kedua pihak merasa tidak saling memahami dan tidak peka, walaupun semuanya sudha saling mengungkapkan dan bercerita segala rupa mengenai aktifitasnya.

terkadang dalam sebuah perjalanan ‘mempertahankan’ sesuatu justru ada kendala dari berbagai macam sudut pandang, mulai dari psikologis, fisik maupun waktu. hanya saja kadang diri ini tak sabar.

hampa

ya kita sama-sama merasakan kehampaan dan kejenuhan yang luar biasa, walaupun jauh tapi bisa terdengar melalui suara percakapan masing-masing dari kita. melalui ucapan yang sudah tidak nyambung lagi dan berbagai macam prasangka yang menggelayuti hati. semua terasa tawar dan hampa!

aku gakmau terus-terusan terbawa emosi, amarah, prasangka, perasaan dan apapun itu yang menyangkut egoismeku. juga tak kalah pentingnya adalah kepercayaan yang kutanam selama ini..

masih ingatkah kau akan kisah mawarmu? mawar yang kau gambarkan dalam rangkaian kata yang kau tulis sendiri kala itu..

wardah : roses : mawar

semoga memiliki arti yang indah..indah mempesona jika dirawat dg cinta..layu jika dibiarkan begitu saja.

aku tau, terkadang kita memang butuh waktu jeda untuk ‘istirahat’, menenangkan hati, pikiran, dan mengendapkan kejenuhan hingga tiba saatnya kita bersemangat lagi. banyak faktor yang memicu kejenuhan selama ini, salah satunya adalah keinginan yang tidak sesuai dengan kenyataan.

andai saja ku tidak ingat dengan kesungguhan dan keinginan impian kita di awal..mungkin bisa saja dengan emosiku yang luar biasa malam ini kita hentikan semua proses ini walaupun kita tau bahwa diri kita masih menyimpan rasa sayang..

disini, aku berusaha untuk tidak tergoda. untuk menutup pintu hati dari siapapun. mencoba belajar dari setiap masalah yang ada. belajar dari semua perkataan dan saran yang kau berikan.. tapi entahlah.. rasa sayang ini justru kalah dengan kesabaran yang selama ini kutanam..

aku tertatih mempertahankanmu, mempertahankan komitmen kita. andai saja kau tidak segera bertindak, maka dengan cepat segera ku pasti pergi. pergi dari kehidupan kita.

namun sayang, kau justru terlelap. menganggap semua hal yang kuungkapkan tadi sebagai angin lalu. dan dengan mudahnya kau keesokan harinya menyapaku selayaknya tidak ada masalah yang menggelayut pilu di hatiku. kau terlalu menganggap perkataanku mudah dan ringan saja yah..

atau aku yang salah?

mungkin kau diam karena takut ku salah paham. tapi ingat, dengan diam justru tidak menyelesaikan masalah..!!

aku tak mengerti bagaimana kehidupan ssesungguhnya dirimu disana. yang jelas, aku sudah berusaha terbuka dan berusaha memahami posisimu. tapi, jika kau tetap saja menganggapku lemah dan enteng.. mungkin suatu saat nanti kita bisa saling menyesal..karena ego kita yang memimpin, jadilah pupus semua impian.

andai ku gak ingat 4 gelas yang kau gambar…

mungkin ku sudah menghapus semuanya malam ini..

@nikmah26 menikmati kesendirian malam ini.. ditemani dengan snack dan susu instan. sembari sedikit2 menengok hape (menunggu sms). tapi kenyataannya..kau tertidur. yasudahlah! ūüôĀ

semoga Allah memberi kekuatan padaku untuk tetap bertahan. amin.

jadi ingat kata-kata kemarin….

tidak ada alasan bagiku untuk lelah mengertimu…
setidaknya aku sedang berusaha berjuang untuk mempertahankan…
……demi kita……

jujur….sebenarnya..
tidak ada yang kurisaukan meskipun kau jauh, karena kepercayaanmu utuh ku genggam …
…dan kau selalu meredamkan cemburu dan gundahku,¬†
karena hanya perkataanmu yang bisa membuatku tenang dan percaya..
meskipun terkadang dengan emosiku, ku mati-matian menyalahkanmu…

tidak ada yang kuragukan , bahkan  saat dunia menyalahkanku 
dan menyalahkan anggapanku
karena kau selalu ada dan akan selalu berkata…
“semuanya akan baik-baik saja”

yah, semoga kau baik-baik saja disana… :’)
semoga kesabaran ini tetap terjaga.. dan Allah menjaga hati ini..
karena hanya Allah sajalah yang mampu menjaga dan membolak-balikkan hati..

yang jelas, jangan sampai membuatku ‘memutuskan’ semua komitmen kita. karena apapun itu, bisa saja aku ‘meledak’ dan menggulirkan ‘bom atom’ padamu.. suatu saat nanti..



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *