DAILY

Kemana Pulsa Reguler Kartu Pascabayar Indosat pergi?

Karena hari minggu ini saya agak hectic agenda belajar (menyiapkan acara kulwap nanti malam, ada zoom 3x hari ini sebagai partisipan), dan juga masih merapikan beberapa spot dari rumah yang baru saya huni, maka topik kali ini saya bahas yang ‘ringan-ringan’ saja. Yaitu kejadian kemarin.

Perlu pembaca ketahui, sejak ada kebijakan dari pemerintah (lupa tahun berapa) bahwa setiap simcard harus didaftarkan resmi, saya pun mengikuti prosedur mendaftar namun gagal. Sampai saya urus ke dispenduk, tetap tidak berhasil. Setelah sata datangi galeri indosat, disarankan untuk daftar sebagai pelanggan pascabayar. Karena paket couple lebih murah, maka saya dan suami pun mendaftarkan nomor kami hanya dengan tagihan yang flat setiap bulan. Yaitu 196 ribu rupiah untuk dua nomor, kami mendapat paket 72 GB, masing-masing 36 GB.

Sayangnya, hampir setiap bulan saya kekurangan kuota maka mau tidak mau, saya harus menambah extra kuota. Sayangnya saya tidak memahami prosedurnya dan akhirnya saya memasang dua nomor kartu di dalam ponsel. Satu nomor pascabayar dan satu nomor prabayar.

Namun, lagi-lagi, walau nomor prabayar saya sudah saya suntik kuota 10GB lebih, di akhir bulan begini tetap saja, habis.

Karena menuju tanggal 3 sudah dekat (kuota pascabayar otomatis masuk atau diperbaharui), maka saya tak membeli kuota banyak lagi untuk prabayar. Lagipula, kapan lalu saya salah beli paket, saya beli paket kuota prabayar (di sim nomor 2) 8GB ternyata itu paket berlaku untuk 2 bulan, dimana setiap bulan hanya disediakan 4GB saja. So, ketika saya sudah menggunakan 4GB dari paket sim 2, sekejap habis (digunakan zoom beberapa kali), kecepatan internet pun menurun dan semakin lamban. Saya mulai melirik kartu pascabayar saya dan untuk pertama kalinya, saya belajar : membeli extra kuota!

Beli Extra Kuota di Kartu Pascabayar

Bermula dari pemberitauan kuota internet yang turun, saya juga tak pernah mengisi pulsa reguler. Tapi kemarin saya mendapat iklan SMS (gaya bener nih, iklan indosat tumben menggiurkan). Saat itu tertulis hot promo extra kuota, 4GB hanya 10ribu, 8 GB 20rb dan seterusnya. Intinya lebih murah dibanding suntik kuota di sim 2 (kartu biasa).

Saya pun akhirnya mencoba membeli, beli pulsa 15 ribu menggunakan saldo flip 5 ribu dan isi saldo flip 10ribu (btw, yang belum tau flip itu apa, ia adalah aplikasi untuk transfer antar bank, gratis. Setiap transfer kita diberi kode unik yang masuk sebagai deposit, bisa dibuat untuk beli pulsa dsb. Didalam aplikasi flip sudah terdapat fasilitas tersebut).

Singkat cerita, sudah masuk itu pulsa.

Namun saya cek pulsa, malah enggak ada.

Aduh, hilang kemana?

Saya sempat hopeless (padahal cuma 15 ribu, ya tapi kan lumayan wkwkwk bisa beli extra kuota). Dan extra kuota yang ‘hot promo’ dari iklan sms indosat itu, tidak bisa saya order dong. Yaudah, saya ikhlaskan saja. Eh tapi…

Saya kepikiran untuk membuka aplikasi my care. Dan di sana terdapat pilihan untuk membei extra kuota. Walau lebih mahal, 1GB dibanderol dengan harga 10rb. Saya pun mencobanya. Dan ternyata ketika cek data di my care, tertuang nyata di sana, pulsa saya mampir di bagian ‘credit pre-paid’ di bagian sisa kredit.

Dan saya pun membelinya, extra kuota 1GB, 10 ribu. Otomatis, pulsa saya yang ada di dalam kotak sisa kredit, terpotong 10ribu. Alhamdulillah.

Kesimpulan

Jika kita punya kartu pascabayar, bisa isi ekstra kuota. Dan pulsa yang dibeli ternyata tidak pergi kemana-mana, ia hanya masuk ke dalam box info ‘sisa kredit’ yang bisa dicek pada aplikasi myCare.

Oke, demikian postingan sederhana hari ini. Happy sunday.

Tinggalkan Balasan