Books

Kenapa Menulis Buku?

Sebenarnya jika ditelusuri kembali, masih berkaitan dengan masa kecil saya. Dulu, ketika duduk di bangku SD saya suka sekali melahap berbagai macam buku dan membuat tulisan versi lain (karena kurang puas terhadap apa yang sudah dibaca). Sayangnya tulisan itu bertebaran di berbagai buku tulis yang seharusnya saya hemat-hemat.

Dulu, saya menyukai kegiatan menulis (bukan mengetik) sebagai terapi dan teman sejati. Saya termasuk anak yang kurang bisa bergaul, jikapun memiliki teman, sungguh itu sangat sedikit dan dalam lingkaran kecil saja.

Dari pengalaman masa kecil, pernah saya berharap mampu menerbitkan buku satu kali saja. Sayangnya tinggal di desa, kurangnya akses dan wawasan membuat saya berhenti bermimpi. Kemudian ‘banting setir’ dari awalnya penulis naskah drama sekolah, naskah cerita bebas, beralih ke saintis. Ya, saya jatuh cinta ke matematika dan fisika, kemudian berharap suatu saat menjadi ahli di bidang tersebut.

Masa SMA, membangkitkan kembali fase di SD, namun di bidang yang berbeda, jurnalistik. ‘Karir’ sebagai anggota redaksi hingga menjadi pemred bisa saya rasakan di fase ini. Gejolak muda untuk menorehkan kata demi kata yang indah mulai berapi-api bahkan saya memiliki partner (sahabat dekat) yang mau bertukar rasa melalui puisi saat itu.

Fase itu berakhir, sebab apa yang saya geluti berubah lagi, kuliah. Fokus lulus dan berusaha menyukai apa yang dikerjakan (walaupun sulit, kuliah jurusan teknik, teknik kelautan ITS Surabaya).

Fase kuliah saya gunakan blog, lomba-lomba karya tulis dan cerita pendek beberapa berhasil saya kantongi. Sayangnya enggak ada yang mampu saya seriusi. Bahkan ketika menikahpun, awal mula saya mendapatkan uang juga dari dunia kepenulisan, menang lomba di dies natalis IPB. Ketika bertemu editornya, saya diberi advice untuk mengembangkan tulisan saya, namun saya cuek saja.

Jika dikumpulkan alasan kenapa pada akhirnya menulis buku, karena :

  1. membaca dan menulis merupakan ikigai saya, melakukan kedua hal kegiatan itu sungguh membuat hati saya mekar berbunga-bunga.
  2. beberapa kali membaca buku, ada semacam badai otak didalam kepala bahwa saya ingin membuat argumentasi atau cerita sesuai kehendak saya, bebas. Jika tidak dituliskan, jadi pusing kepala, haha.
  3. ingin mendapatkan pahala dari tulisan, jika bisa melalui karya tulis (baik buku maupun tulisan di blog) maka inilah yang akan saya lakukan secara suka cita.
  4. saya kurang menyukai bicara panjang lebar, lebih nyaman berdialog melalui tulisan, kata-kata yang tidak terucapkan.
  5. bagian dari ‘me time’.

Pada intinya, saya menyukai menulis dan saya merasa tidak ada beban, kecuali kalau lagi deadline aja hehe.

Kapan mulai menulis?

Menulis disini, menulis buku ya, menerbitkan buku. Tepatnya pertama saat skripsi (ini mah gak perlu dibahas, oke-oke).

Artinya menulis buku disini yang diterbitkan secara massal dan ber-ISBN ya di sebuah penerbit.

Ceritanya bermula di akhir tahun 2017, saya mengenal editor buku Marie Kondo, Bentang Pustaka, dari sinilah saya mulai bermimpi. Semoga bisa menerbitkan buku sesuai dengan ilmu-ilmu yang pernah saya gali.

Alhamdulillah tahun 2018, bulan Agustus telah terbit buku pertama saya yang berjudul “KonMari Mengubah Hidupku”. Buku ini menceritakan perjalanan spirit dan soul saya bersama KonMari.

Setahun kemudian, Agustus 2019, buku kedua, Gemar Rapi yang saya garap bersama 4 pendiri Gemar Rapi dengan cepat dan singkat terpublish. Walaupun tidak sebooming buku pertama, namun cukup menyenangkan menerbitkan bersama.

Di saat yang sama, saya juga mengikuti beberapa serial antologi genre fiksi dari komunitas menulis. Beberapa yang diterbitkan berjudul “Sejuta Cerita Kita” (Motivaksi Inspira, November 2019) dan Antologi “Cinta Pertama” (Ruang Antologi, 2019). Keduanya genre fiksi cerita pendek yang berhasil dibukukan.

Di bulan yang sama juga, setelah alumni kelas gemar rapi angkatan pertama lulus, saya menginisiasi buku antologi alumni. Terbit awal tahun 2020 insyaaAllah. Judulnya “Membangun Budaya Gemar Rapi” yang diterbitkan oleh Ihsan Media.

Suka Buku Genre apa?

Sebenarnya saya dominan menyukai genre non-fiksi, terbukti yang terbit pertama buku saya masuk genre non-fiksi. Namun makin kesini makin jelas ‘hilalnya’, saya juga suka membaca novel dan berfikir untuk mau bergerak juga menulis fiksi. Namun apapun itu, semua genre menurut saya bagus, sesuai dengan kebutuhan dan selera pembaca.

Semoga teman-teman juga demikian ya, apapun itu, semoga bukunya mampu memberi dampak positif pada pembaca.

List buku yang sudah diterbitkan

  1. KonMari Mengubah Hidupku (Bentang Pustaka, Agustus 2018)
  2. Gemar Rapi, Metode Berbenahnya Indonesia (Bentang Pustaka, Agustus 2019)
  3. Sejuta Cerita Kita (Motivaksi Inspira, November 2019)
  4. Membangun Budaya Gemar Rapi : Kumpulan Kisah Inspiratif Menuju Hidup Rapi (Ihsan Media, Desember 2019)

Saya update di setiap laman dan post blog untuk setiap cerita buku tsb. Semoga bermanfaat 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *