Night

night-008

Malam ini jagoan bobo sendiri setelah bermain bersama hafizdoll. aku tetap berhadapan dengan komputer (sampai larut malam-lagi). Semua harus dilalui dengan penuh cinta. pekerjaan ini sangat menyenangkan, aku bisa bertahan berjam-jam jika mengerjakan denga nenergi full seperti ini. Sungguh mungkin tak bisa dipahami oleh beberapa orang yang kurang suka, setiap orang berbeda.

malam ini paralel, suami menyiapkan segala administrasi untuk qurban, sedangkan aku menghadapi beberapa deadline kegiatan dan targetan. merapikan banyak hal didalam komputer dan juga mengerjakan kurikulum untuk anak. Semoga besok beres, senin capcuss bisa beli bahan dan action.

sebenernya jam tidurku sudah teratur maksimal jam 22 malam, namun kadang ga menentu sebab beberapa hal. kayak kemarin malah tidur kesorean, tengah malam gabisa bangun saking dinginnya di kamar. malam ini justru gabisa tidur karena ada yang harus diselesaikan.

Besok pagi gak lari pagi dulu, mungkin hari ahad atau senin lari lagi. Sambil memilih-milih sepatu running yang pas (di kantong) :p

Suami malah pel lantai ruang tamu (akibat berceceran makanan lengket ulah anak), belum juga tidur doi kalau gak beres semua rapi semua. Mister 5R. lebih rajin, rapi, ringkas dan resik dibanding diriku wkwkwk. Suamiku terpaut 2 tahun diatasku, doi kelahiran 90. jiwanya penuh dengan manajemen taktis. dewasa. perfeksionis dalam hal kebersihan. ulet. gigih. walaupun ada beberapa hal yang gak sama (justru banyak bertolak belakangna) tapi bagiku itu udah cukup membuatku bersyukur. rajinnya.

kadang aku berpikir, apa jadinya jika jodohku sama-sama suka ntar-ntar masalah kebersihan kerapian? bisa ga nyaman di rumah hahaha. ya alhamdulillah semua disyukuri, gak harus berharap sama persis potokopi diri kita, karena jika kamu mau pasanganmu ngertiin dirimu 100% maka menikahlah dengan dirimu sendiri. wkwkwkwk πŸ˜€

okeh, dadah….mau lanjut kerja dulu, bentar lagi kalau cape juga bakal bobo sendiri aku. alhamdulillah dengan adanya komputer ini, jemari tanganku lebih bebas dan ibaratnya seorang pianis yang menikmati aktifitas jemarinya menyentuh tuts tuts piano, maka akupun demikian juga. i’m enjoy it. πŸ˜€

Tinggalkan Balasan