DAILY

Page 366 of 366

31 Desember 2020

Pagi ini, saya terbangun tidak seperti biasa. Tepat pukul 01.30 dini hari hingga saya menuangkan tulisan ini, saya tak lagi tidur. Ada perasaan janggal, saat menyentuh layar ponsel, tertera di sana ’31 Desember 2020′ artinya hari ini adalah halaman ke 366 dari 366 hari di tahun 2020.

Malam hari, bersama tetangga saya bakar-bakar ikan dan bercengkerama sambil duduk santai. Di malam itu juga, ada kejadian pintu rumah rusak (kontrakan), saya tutup dari luar tapi endingnya tak bisa dibuka karena kualitas kayunya yang jelek, memuai saat musim kemarau dan membeku saat musim hujan sampai para tetangga membantu membuka jendela dan membongkarnya dan suami masuk melalui jendela. Hadeuh.

Refleksi akhir tahun :

Januari 2020 dibuka dengan semangat berbagi. Di bulan tersebut juga untuk pertama kalinya saya mendapat pesan singkat dari Ibu Septi langsung untuk menjadi tamu di kelas ulat bunda cekatan batch 1, dimana saya saat itu masih menjadi mahasiswi kelas bunda sayang. Hal yang tak akan terlupakan.

Bulan Februari, saya mengunjungi Yogyakarta. Di sana ada serangkaian undangan untuk berbagi dan suami juga mengisi beberapa seminar. Di sana pula saya mengunjungi kantor penerbit yang membesarkan saya, Bentang Pustaka. Disambut dengan hangat oleh supervisor genre non fiksi dan famous editor kesayangan saya.

Dan tibalah masa itu.. pandemi covid-19.

Sejak bulan Maret tanggal 15, saya tak pergi kemanapun. Terakhir di awal Maret saya diundang di Kemang Jakarta dalam acara edukasi kerapian. Menemani suami di sana, tepat setelah pemberitaan resmi dari pemerintah. Di akhir bulan tersebut, saya menjadi peserta kelas Kaizen Writing workshop Dee Lestari.

April 2020 bersama alumni kelas, saya bergabung di grup dan membahas konten bersama.

Mei-November, saya disibukkan dengan berbagai kegiatan daring. Alhamdulillah.

Namun ada beberapa hal yang belum sesuai harapan :

Naskah yang seharusnya bisa terbit, buku solo saya, sayangnya belum mampu saya tuntaskan. Saya masih punya ‘hutang’ naskah komplit ke beberapa penerbit. InsyaaAllah saya selesaikan di awal 2021.

Dan pada ujung tahun 2020, setelah saya teliti, saya juga tak mencapai target baca, seharusnya 50 buku, namun saya hanya mencapai 44 buku saja.

Oia, rewind YouTube 2020 bagus banget ya. Saya salut!

Dan… Welcome 2021! 🤗

1 Januari 2021

Pukul 9 pagi kami berangkat ke rumah mertua. Rencana nginap sampai hari Minggu, ternyata Bapak tidak ada dinsana, baru berangkat ke Garut. Alhasil, kami menetapkan pulang hari Sabtu esok. Karena di rumah Bogor juga akan ada tukang yang memasang lantai. Tak bisa ditinggal.

Tepat hari Jum’at ini berbagai berita seliweran terkait covid-19. Beberapa teman, rekan dan guru terdampak positif. Saatnya berdoa untuk semua dan keluarga.

Semoga tahun ini lebih baik. Begitu banyak rencana yang tidak terealisasi di masa awal pandemi hingga akhir tahun 2020. Tak mengapa. Saatnya mencoba lagi. 💪

Tinggalkan Balasan