BEROPINI DAILY EDUKASI

Personal Revolution, Kunci Baru Sukses di Internet

Abad ke-21 merupakan waktu yang cepat dan terlihat nyata akan perubahan yang luar biasa di berbagai sektor. Menghitung abad 21, dimulai dari tahun 2000-an hingga kelak 2090-an. Ciri khasnya jelas, kecepatan teknologi bukan lagi mimpi dan angan, melainkan nyata ada di depan mata. Termasuk kemajuan di bidang teknologi informasi, dalam hal ini diampu oleh internet. Maka, bisa kita rasakan, jika semua orang, hari ini, bisa mengakses internet asalkan memiliki modal. Tentu modalnya adalah perangkat serta provider yang mendukung jaringan.

Siapa sih yang hari ini tidak bergantung pada internet?

Bahkan di masa pandemi mengentak seluruh manusia di dunia, mau tidak mau, harus beradaptasi pula dengan dunia virtual. Mempelajari berbagai aplikasi melalui ponsel serta mulai aktif mencari peluang di internet yang mungkin sebelumnya hanya dijadikan bahan konsumsi semata. Semua membutuhkan internet. Bahkan hari ini, sebagian besar bidang pendidikan mengalihkan pembelajarannya di rumah, dengan cara daring.

Beberapa dari kita, menjadikan internet sebagai media belajar, bekerja, eksistensi hingga konsumsi semata. Namun, ada satu hal yang selama ini sering dilupakan saat kita ‘tenggelam’ di dunia maya. Yaitu diri pribadi.

Secara tidak sadar, personal atau karakter diri ini sangat berpengaruh di dunia virtual. Sayangnya, kesehatan mental terhadap pola konsumsi internet mulai terlihat beberapa kurun terakhir. Misalnya dengan mudah mengucapkan perkataan kotor terhadap orang lain secara virtual melalui komentar, vidio hingga menebarkan ujaran kebencian yang membuat situasi semakin keruh. Beberapa orang yang baru mengenal dunia internet atau bahkan sudah lama menyelaminya, sering kali tanpa sadar mengalami star syndrome, ketakutan kehilangan followers hingga merasa sedih di kala tak ada jempol yang menyukai atau memberikan tanda love di akun media sosialnya. Tentu secara tidak sadar, kita semua pernah mengalami hal itu.

Maka, kemajuan di internet menurut saya, bukan hanya semata bagaimana kita bisa menghasilkan karya, mendapat kompensasi atau penghasilan dari internet semata, melainkan bagaimana jiwa ini sehat dan hidup menjadi lebih baik. Saya mulai menyadari hal ini di saat pandemi hadir, memiliki banyak waktu untuk merenung dan instrospeksi. Dari sana, saya menyimpulkan bahwa kunci sukses di internet adalah dengan mengubah diri tanpa perlu orang tahu, namun nyata bisa saya rasakan sendiri, jika kita sudah melakukannya dan mengetahui bahwa ini bermanfaat, maka sebarkan. Dan itu adalah personal revolution.

Apa itu Personal Revolution?

Personal revolution atau bisa disebut revolusi diri adalah pembalikan dari cara berpikir yang dominan atau melakukan sesuatu dari kebanyakan orang dengan tujuan UNTUK LEBIH BAIK.

Pada awalnya, mungkin kita tidak tahu tentang revolusi apa yang akan diperbaiki sebab itu dimulai di dalam diri. Namun tidak dapat dipungkiri, jika kita berubah dan orang melihat transformasinya, kita bisa menjadi teladan bagi sesama. Sisanya organik, berjalan apa adanya.

Bagaimana Caranya?

Personal revolution dimulai dari pikiran atau pola pikir yang biasa kita kenal dengan istilah mindset. Dengan membangun pola pikir baru, bisa dipastikan kita akan memiliki kebiasaan baru yang mendukung keberhasilan kita. Di dunia serba digital ini, jika kita melakukan kesalahan akan sangat mudah diumbar dan disebarkan oleh orang lain maka dengan personal revolution, tanpa perlu diekspos sekalipun oleh orang lain, sebenarnya kita sudah memiliki kesuksesan itu sendiri, jika kita benar-benar merasakan perubahan diri lebih baik.

Tubuh kita dirancang untuk fokus pada satu hal (single tasking), dan internetlah atau teknologi yang bisa membantu kita melakukan banyak hal dalam satu waktu. Sebab diri kita dirancang untuk bertahan hidup, maka terkadang proses memperbaiki diri pun terdengar bahkan terasa cukup menyakitkan. Namun jangan berkeluh, sebab pada dasarnya kita bisa kembali homeostasis. Homeostasis adalah upaya tubuh kita untuk menjaga keseimbangan. Karena homeostasis, kita bisa memiliki kemampuan luar biasa untuk bertahan hidup bahkan dalam kondisi yang paling keras – suhu ekstrem, pola makan, penindasan, dalam kondisi tertekan, dll.

Akan tetapi, kita hidup abad ke-21, dimana kemudahan tersedia di sekitar kita, sehingga terkadang internet bahkan teknologi ini malah menjadi bumerang, kita merasa berkonflik. Padahal tidak demikian. Jika kita benar menginginkan sesuatu yang lebih baik, tetapi bertahun-tahun dan bahkan dalam hitungan dekade hanya dapat melalukan sedikit kemajuan atau tindakan, di awal tahun 2021 ini, bisa kita mulai dengan personal revolution.

Jadi, bagaimana caranya?

Berhenti melihat ke atas, dan mulailah melihat ke bawah. Kenali Diri.

Coba kita lakukan kilas balik sejenak, bayangkan diri kita saat masih kecil. Begitu banyak perubahan yang kita rasakan walaupun belum optimal. Kita perlu mengapresiasi diri dan mensyukuri yang sudah diraih. Kenali diri dan buat rincian hal apa saja yang sudah baik, ingin ditingkatkan, belum baik serta apa saja yang perlu diperbaiki.

Jangan sampai kita terus melihat ke atas hingga lupa bahwa sebenarnya kita spesial. Misalnya jika kita memiliki atasan yang membuat kita terasa terintimidasi, tidak dimanusiakan, kurang diapresiasi bahkan membuat jiwa kita menabung emosi, mungkin gagasan untuk memulai bisnis sendiri adalah hal yang tepat, hal ini tidak terlalu menakutkan daripada terus bekerja untuk bos yang kritis dan penuh intimidatif. Jika saat ini sedang mencapai titik terendah, pikirkanlah bahwa berada di titik terendah pun sebenarnya dapat memicu diri agar kita fokus kepada ‘pendakian’ yang lebih penting.

Buat Dorongan Besar

Lakukan perubahan besar. Apa persamaan semua revolusi yang terjadi di dunia ini? Mereka menuntut dan melakukan perubahan skala besar. Jadi ketika kita berniat untuk melakukan revolusi pribadi, pastikan reward untuk diri di akhir nanti, benar-benar layak untuk dikeluarkan.

Misalnya saya melakukannya saat awal mula menulis buku di tahun 2018. Rasanya sangat berat karena ada seseorang yang pernah mengatakan bahwa saya tidak pandai merangkai kata, mengatakan bahwa tulisan saya jelek dan tidak layak. Maka, saat kesempatan menghampiri, ada penerbit besar yang memberikan peluang untuk saya berkembang, saya tak main-main. Menuntaskan naskah hanya dalam kurun waktu beberapa pekan dan langsung terbit hingga terbitan pertama berhasil dua kali cetak. Saat itu saya menghadiahkan untuk diri sendiri dengan sebuah sepeda lipat baru yang sejak dulu memang saya dambakan.

Perubahan besar bisa dilakukan jika motivasi yang kita genggam begitu kuat. Saat kita memberikan energi serta dorongan ke dalam diri, setelah kita menuntaskannya dengan optimal maka dengan mudah akan kita lakukan lagi dan lagi. Tahun ini, saya menargetkan menulis naskah beberapa judul serta membaca buku minimal 50 buah dalam setahun. Sebab tahun lalu hanya mentok di 44 judul. Pun dengan menulis blog ini merupakan sarana saya mengeluarkan clutter harian.

Temukan Teman

Tidak harus baru, menemukan teman di sini adalah menemukan ruang atau sekelompok kawan yang benar-benar mendukung tujuan. Sebab, kawanan rusa yang terpisah dari kelompoknya akan sangat mudah dimangsa oleh predatornya. Apalagi saat menghadapi tantangan besar, kita akan senang mendapatkan dukungan dari orang lain. Selain itu, dengan memiliki teman, kita bisa saling mengisi dan memberi arti.

Temukan seorang teman untuk mendukung impian kita, mau sukses bersama-sama dan yang ingin menciptakan revolusi pribadi juga. Saya melakukan ini saat membangun komunitas, didukung oleh suami, partner perubahan serta kakak kelas. Akhirnya tercetuslah gemar rapi karena kami ingin hidup rapi. Total selama dua tahun ini, gemar rapi tidak hanya memberikan dampak positif untuk diri kami pribadi namun juga ke khalayak.

Buat Tantangan dan Tanam di Pikiran : Lakukan, Kerjakan, Konsisten

Dengan pola pikir ini, kita akan sukses di internet karena algoritma internet terus berubah, sebaiknya kita bisa terus fokus pada apa yang membuat kita nyaman dan menghasilkan juga. Bisa diawali dengan menantang diri sendiri, terutama di awal tahun baru, seperti :

  1. Berani dalam menghadapi kesalahan. Sebab tanpa kita ketahui, justru dari kesalahan itulah kita belajar.
  2. Hadapi ketakutanmu. Coba cek kembali ke dalam diri, area hidup apa yang melumpuhkan dan seringkali menghambat untuk membuat keputusan?
  3. Mulailah dari yang kecil. Mulailah dengan membuat keputusan kecil, seperti apa yang harus diposting hari ini di internet. Ketika kita membuat keputusan (bahkan yang kecil), sebenarnya kita sedang membangun kebiasaan pemberdayaan diri.
  4. Tetapkan batasan. Ketika kita punya banyak waktu namun kita sering menunda-nunda, maka di dunia internet tidak bisa demikian jika kita ingin mendapatkan penghasilan. Biasakan diri kita bertanggung jawab terhadap setiap pilihan hidup sehari-hari, apalagi pekerjaan, dengan menetapkan tenggat waktu.
  5. Lakukan saja. Just do it. Dan temukan mentor atau teman sukses. Terkadang, kita perlu mempertimbangkan pendapat orang lain dan kita semua membutuhkan nasihat dari pengalaman orang. Mencari guru atau teman yang bijaksana cukup diperlukan, walau demikian jangan pernah mengesampingkan naluri diri jika kita memiliki pendapat atau jalan yang berbeda.

Khusus untuk Para Blogger

Sengaja saya letakkan di akhir, karena ini cukup berpengaruh bagi para blogger. Biasanya, saat seseorang mengalami revolusi pribadi, Ia akan bergabung dengan orang lain – saya bergabung di Blogger Perempuan untuk mengasah kemampuan blogging. Kuncinya ada di konsistensi menulis serta melakukan update informasi yang berkaitan dengan blog- untuk membawa perubahan yang lebih besar dan lebih luas. Dan cara tercepat menyebarkannya melalui internet.

Nah, ngobrolin tentang internet, ada informasi menarik bagi para blogger yang sedang membaca tulisan ini. Yaitu tambahan langkah sukses dan hemat dengan adanya hosting murah dari qwords. Dengan ruang penyimpanan (clouds) yang besar dan diskon hingga 60%. Buat teman-teman blogger yang belum memiliki hosting sendiri, bisa manfaatkan qwords untuk mendukung performa blog atau websitenya.

Kesimpulan

Sukses di Internet, selain mendapat penghasilan dari sisi finansial atau materi, faktor kesehatan diri juga perlu diperhatikan. Melakukan revolusi pada pribadi adalah langkah yang tepat agar kesuksesan tidak hanya menyehatkan keuangan diri namun juga menyehatkan jiwa serta raga untuk masa depan.

Tinggalkan Balasan