EDUKASI

Registrasi SimCard

Awal Februari lalu heboh registrasi ulang simcard, saya santai aja. Waktu itu saya mengira “ah..mungkin nanti kebijakannya juga bakal diralat lagi, hihi”

Ternyata semakin kesini semakin serius walaupun banyak laporan yang gagal registrasi (termasuk saya). Saya dan suami menggunakan kartu Indosat. Saat pertama kali registrasi, suami langsung berhasil. Saya mengira karena memang suami asli jawa barat jadi wajar mungkin data saya nyangkut atau salah di dispenduk.

Sempat curhat di medsoc, di whatsapp dan dimanapun deh. Bahkan pas liqo juga dapat saran abcde… semua dicoba, kecuali yang ke dukcapil. Aye kagak sanggup, kasian anak hehehehe.

Menurut portal bisnis dot com, Kementerian Komunikasi dan Informatika mulai tanggal 31 Oktober 2017 lalu menerapkan Registrasi Nomor Seluler Prabayar. Maksudnya adalah Registrasi Baru Nomor Perdana dan Registrasi Ulang Nomor Lama dengan menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan Nomor KK (Kartu Keluarga).

Tujuan Registrasi tersebut untuk memberikan perlindungan kepada pelanggan jasa telekomunikasi. Tata cara registrasi tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 21 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Jadi berita itu bukan hoax, namun kadang emang adaaa ja media yang menggoreng sana sini membuat sensasi agar orang tidak segera registrasi (termasuk saya wkwkwk).

Registrasi Baru dan Registrasi Ulang bisa dilakukan secara mandiri hanya dengan mengirimkan SMS sesuai dengan format yang ditentukan oleh Operator Seluler. Setelah melakukan Registrasi Baru/Registrasi Ulang, Pelanggan mendapatkan jawaban atau konfirmasi dari Operator Seluler apakah Registrasi dinyatakan valid atau tidak valid. dalam waktu 1 x 24 jam. Nah kalau misalnya ada kasus kebocoran data artinya itu ada yang tidak beres dari pihak pengguna maupun pihak yang dimintakan tolong. Kan biasanya orang indonesia nih suka cepat dan instan ya jadi registrasipun ada lho ‘calo’nya. heu

Jadi paling aman adalah kita harus registrasi sendiri. Agar data kita terlindungi dan tidak disalahgunakan.

Setelah berkali – kali saya mendapatkan SMS dari KOMINFO bahwa kartu saya akan diblokir per bulan Maret, saya agak gusar. Kenapa? karena nomor saya ini satu satunya yang ada di kartu nama/ID card yang sudah tersebar ke berbagai pelosok daerah. So gak mungkin saya harus ganti nomor lagi.

34462cc2-7552-4ff2-8856-fd66f80798cd

TAdi pagi menjelang siang saya pergi ke Bogor Kota di Padjajaran. Awalnya niat membetulkan m-banking BNI. kemudian karena dekat dengan Galery Indosat maka sekalian saya mampir, nggak bawa apa-apa, hanya KTP asli dan hape aja.

Setiba disana saya mengantri, sambil ngedumel juga sih karena tadi pagi saya isi pulsa sepuluh ribu rupiah (setelah beberapa hari lalu isi pulsa dan tetiba lenyap begitu aja). Belum siang beranjak pulsa tinggal 6,700 rupiah padahal belum juga sejam itu isi pulsa dan nggak digunakan apapun. Untuk mendaftar ulang mbanking ke BNI pun kata CS hanya limaratus perak. Kalau bener harusnya pulsa saya tinggal 9,500 dong.

Pas giliran saya maju di depan mbak CS indosat saya keluhkan kegagalan registrasi ulang dan pulsa yang menghilang.

Registrasi Ulang

Hal pertama yang ditanyakan oleh mbak CS adalah KTP dan KK. wah saya nggak bawa KK, tapi alhamdulillah ada foto KK baik yang lama maupun yang baru. Kemudian didaftarkanlah itu nomor KTP dan KK dan langsung berhasil, WOW!

Ternyata permasalahannya adalah nomor KTP saya yang baru berbeda dengan yang lama. Maka data yang benar adalah menyesuaikan pada KK yang baru. oke, clear. Registered.

Saran saya kalian yang ingin registrasi ulang ke galery harus siap mental dan kuat argumen, tadi hampir aja saya disuruh ke dukcapil wkwkwk. Dan terpenting KTP dan KK harus dibawa ya.. Saya nggak bawa tapi beruntung ada fotonya di HP, KK lama dan KK yang baru. Kalau KTP mah yang baru yang udah sesuai domisili.

Selanjutnya adalah…

Pulsa menghilang

Hampir jarang saya mengisi pulsa reguler di HP ini karena saya selalu menggunakan kuota internet. Kalau masa aktif udah mau habis atau jika menelpon ibu biasanya langsung isi pulsa tapi itupun jarang karena masa aktif masih panjang juga.

Suami saya juga mengeluhkan hal yang sama, setiap isi pulsa selalu lenyap tanpa sebab. Selama ini kami hanya menduga-duga dan mencoba mencari alasan yang wajar seperti termakan oleh kuota reguler di saat sinyal jelek dll.

Akhirnya jawaban misteri hilangnya pulsa pun terjawab seperti dialog berikut ini.

M : mbak CS

S : saya

M : pulsa hilang? maksudnya kena biaya langganan?

S : Lho saya nggak langganan apapun mbak, ini HP juga masih baru. Kalau langganan sesuatu kan pasti dapat info mbak. *sambil menerka-nerka

M : suka browsing gak?

S : iya dong mbak, saya suka browsing tapi nggak tiap hari juga. *mulai ngerti

M : ketika browsing atau saat membaca berita pernah lihat iklan disana?

S : ya jelas lihat mba, kadang saya close saking gemesnya eh malah muncul di new tab.

M : Iya, itu masalahnya. Walaupun nggak berlangganan apapun ketika mbak browsing, muncul iklan dan gak sengaja keklik atau mau ngeclose itu ada spam yang sengaja ngelink ke nomor HP mbak. dan dianggap langganan. saya matikan semua ya, lain kali jika browsing lebih berhati hati aja, lebih baik browsing di laptop ataupun komputer. jika muncul iklan di protal maupun media browsing jangan sekali kali disentuh. Terutama iklan olahraga ataupun games.

S : *bengong, aneh, pikirku.

M : nomor hpnya mbak?

S : oh iya.. 085xxxxxx. Mbak, kalau misalnya kena tuh iklan sms dari 88999 atau apapun itu saya unreg gimana efeknya?

M : justru itu mbak, ketika mbak unreg maka akan terkena biaya lagi dan tidak bisa lepas dari spam tersebut. tidak mbak gunakan pun pasti disedot juga pulsanya.

S : lalu mematikannya gimana?

M : ini saya matikan dari pusat mbak, ada lebih dari 3 macam yang masuk ke mbak. Bahkan ada 1 spam yang jika mbak isi pulsa sepuluh ribu maka langsung lenyap karena ia gunakan tarif 10,500 rupiah.

S : *tambah heran. wow!

Akhirnya masalahpun selesai, nomor suami juga sudah diperbaiki. Kini pulsa kami, aman.


Jadi emang kudu sabarr~ menghadapi berbagai hal termasuk registrasi ulang ini ya. Kejahatan di jaman now macamnya banyak, mulai dari sistem digital hingga yang offline sekalipun.

So, tetap jaga kerahasiaan data kalian. Supaya tidak disalahgunakan oleh pihak pihak yang tidak bertanggungjawab.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *