Green & Sustainable Living

Sustainability focuses on meeting the needs of the present without compromising the ability of future generations to meet their needs. The concept is composed of three pillars: economic, environmental, and social—also known informally as profits, planet, and people.

Halo teman-teman, pada menu ‘Sustainable Living‘ ini insyaaAllah aku akan membahas upaya kecil dan menyenangkan yang aku lakukan di rumah untuk menerapkan hidup sustainable dan green living.

Oia, sebelum aku cerita lebih jauh, ini sebenarnya sub-concern yang masih berkaitan dengan karakteristik metode dan pilar Gemar Rapi (pilar ke-8) yang poinnya adalah #GSLliving yakni hidup ramah lingkungan, selaras alam, dan berkelanjutan.

Karakteristik Metode Gemar Rapi

Aku ikuti kampanye GSL-nya gemar rapi supaya lebih mudah dicerna oleh teman-teman yang sedang membaca ini. Aku yakin kebanyakan sudah mempelajari metode gemar rapi, supaya nyambung aja.

Pilar ke-8 Metode Gemar Rapi

Sebenarnya kita bisa buat definisi sustainable versi pribadi masing-masing. Namun pada intinya hidup yang sustain- sesuai dengan artinya- yaitu hidup yang terus berkelanjutan. Artinya, bumi ini punya hak untuk dijaga sehingga sumber daya alam yang ada bisa dinikmati oleh generasi berikutnya.

Idealnya kita hidup tidak saja sustainable atau berkelanjutan namun juga bisa thriving atau mencapai tingkat yang sangat baik untuk semua yang ada di kehidupan itu sendiri.

-by Deasi Green Mommy

Untuk mengetahui makna apa itu sustainability, bisa simak video ini :

Penjelasan Sustainability

Atau video ini :

Penjelasan sustainability dengan Animasi

Sedangkan green living (sesuai hestek nanti #GSL) lebih kepada upaya kita untuk mencoba mengurangi penggunaan sumber daya alam, terutama yang tidak dapat diperbaharui.

Fenomena yang muncul akhir-akhir ini memang membuatku tergerak, agak pelik. Sejak era industri segala kerusakan alam meningkat tajam. Bahkan indonesia yang dulu bisa dikatakan paru-paru dunia (karena hutannya lebat dan banyak area hijau) kini mulai sesak napas. Itulah kenapa gerakan kecil dan sedikit upaya ini penting dilakukan oleh individu, minimal di rumah sendiri.

Aku pribadi, saat nulis ini, kondisiku masih ngontrak, jujur aja enggak bebas. Sebab enggak bisa leluasa sebagaimana jika sudah punya tanah milik sendiri. Katakanlah aku mau pelihara ayam, ikan di kolam, menanam pohon, itu enggak bisa terwujud karena terbatasnya area serta etika.

Sebagai keluarga pengontrak rumah, seolah enggak bisa mengerjakan semua impian untuk bisa melangkah hidup yang lebih sustain. Namun aku percaya, there’s a will, there’s a way, sehingga apapun itu, jika diupayakan insyaaAllah bisa.

This quotes is special for us.

Apa yang harus kulakukan?

Sejauh ini, aku akan menulis post blog secara bertahap yang aku kumpulkan pada kategori SUSTAINABLE LIVING (bisa klik disini) yang meliputi tema :

  • Green and Sustainable living journal #GSLseries
  • Keterampilan yang perlu digali untuk hidup berkelanjutan #GSLseries
  • Ecobrick or Ewaste #GSLseries
  • Dokumentasi #GSLseries
  • dll.

Semoga bermanfaat 🙂 sampai jumpa di post blog ya.