BEROPINI DAILY IBU PROFESIONAL

Tacid Knowledge

Kemarin, saat membuka video kelas bunda cekatan saya menemukan istilah yang disebut dengan ‘tacid knowledge’. Jadi apa sih ini sebenarnya?

Karena penasaran, saya pun googling.

Saya mulai dari kata ‘knowledge’.

Knowledge

Knowledge is a familiarity, awareness, or understanding of someone or something, such as facts, skills, or objects.
By most accounts, knowledge can be acquired in many different ways and from many sources, including but not limited to perception, reason, memory, testimony, scientific inquiry, education, and practice. 

wikipedia

Jadi Pengetahuan adalah keakraban, kesadaran, atau pemahaman seseorang atau sesuatu, seperti fakta, keterampilan, atau objek.

Sedangkan menurut kamus oxford, ‘knowledge merupakan kata benda (noun) yang memiliki dua makna yakni pengetahuan dan ilmu.

(1) facts, information, and skills acquired by a person through experience or education; the theoretical or practical understanding of a subject.
(2) awareness or familiarity gained by experience of a fact or situation.

dictionary

Jika dilihat dari definisi, pengetahuan bisa bersumber dari teori maupun praktik yang mampu merefer atau tertuang secara :

  • implisit atau eksplisit.
  • formal atau informal.
  • sistemik atau partikular.

Knowledge juga bisa diartikan sebagai informasi yang dikombinasikan dengan pengalaman. Menurut Nonaka dan Takeuchi (1995) terdapat dua jenis knowledge yaitu Tacid Knowledge dan Explicit Knowledge.

Dari pemaparan di atas, tacit knowledge masuk ke dalam poin pertama. Yaitu similar dengan implicit knowledge.

Jadi, apa itu Tacid Knowledge?

Tacid Knowledge

Tacit knowledge or implicit knowledge (as opposed to formal, codified or explicit knowledge) is the kind of knowledge that is difficult to transfer to another person by means of writing it down or verbalizing it.

wikipedia

Tacid Knowledge berarti pengetahuan yang terdapat di dalam otak atau pikiran seseorang sesuai dengan pemahaman dan pengalaman orang itu sendiri. ((sengaja saya bold bagian ini karena penting))

Biasanya tacid knowledge menjadi pengetahuan yang tidak terstruktur, susah untuk didefinisikan dan diberitahukan dengan bahasa formal kepada orang lain dan isinya mencakup pemahaman pribadi.

Pengetahuan ini umumnya belum terdokumentasi karena pengetahuan ini masih terdapat di dalam pikiran seseorang.

Ciri-ciri Tacid Knowledge

Tacit Knowledge memiliki ciri-ciri, yaitu:

  • Tacit diperoleh dari pengalaman, pengalaman yang pernah dirasakan.
  • Tidak mudah dikomunikasikan atau diberikan kepada orang lain karena sulit untuk diekspresikan.
  • Pengetahuannya dapat di transfer secara efektif melalui bertatap muka (person to person), yaitu pengetahuan yang di dapat oleh kita akan mudah untuk ditransfer melalui percakapan dari kita ke orang lain.

Contoh Tacid Knowledge

Seperti yang disampaikan di atas, bahwa pengetahuan yang ada didalam benak seseorang ini sulit diekspresikan. Misalnya :

  1. Belajar memasak dari video youtube atau platform online, kemudian dipraktikkan secara mandiri. Ini bagian dari tacit.
  2. Saat memasak bersama orang lain yang lebih ahli, misalnya seorang chef, kita menanyakan berapa takaran garamnya, dijawab ‘secukupnya’ ini merupakan bagian dari tacit, sebab tak bisa diukur atau tak terbiasa mengukur.
  3. Menulis dengan menggunakan Author’s voice atau suara penulis, tentu ini bagian dari tacit. Mungkin teori kepenulisan sudah banyak beredar di pasaran, akan tetapi gaya bahasa dan pengalaman seseorang itulah yang menjadikan suara tulisan antar penulis pun berbeda, tergantung keterampilan dan jam terbang yang dimiliki.

Kalau boleh menyimpulkan, tacid knowledge ini merupakan sebuah privilage, dimana seseorang akan menjadi maestro sebab skill atau pengetahuan yang dimiliki didalam benaknya. Misalnya, dalam satu kawasan, terdapat beberapa profesi dokter. Namun ada satu dokter yang terkenal mahsyur hingga berbagai wilayah di luar areanya pun mengunjungi serta kliniknya menjadi ramai sekali.

Tacid knowledge dari seorang dokter itu tak bisa dibeli. Saya pernah menemukan dokter dengan kemampuan tersebut saat masih kecil dulu. Di kala saya sakit, diajak berobat dan bertemu dengan dokter tersebut. Saya diperiksa dan berkomunikasi dengan beliau, rasa sakit yang saya rasa berat sebelum berangkat, berangsur-angsur mereda dan terasa nyaman. Belum lagi, resep obat yang diberikan juga manjur, padahal dengan obat yang sama, generik, namun dokternya berbeda, saya merasa hasilnya berbeda.

Pun ketika sudah beranjak dewasa, beberapa orang yang pernah melahirkan anak atau hamil, merekomendasikan nama-nama dokter spesialis anak atau kandungan berdasar rasa suka, karena kemampuan tacitnya itu. Misalnya saya menemukan cerita dari beberapa teman yang tahu dokter mana yang saat bedah besar, jahitannya rapi dan tidak menimbulkan trauma. Pun sebaliknya, ada dokter yang tidak direkomendasikan.

Kebalikan dari Tacid Knowledge

Yaitu explicit knowledge. Berbeda dari tacit, explicit ini merupakan pengetahuan yang sudah dikumpulkan serta diterjemahkan ke dalam suatu bentuk dokumentasi (rangkuman) sehingga lebih mudah dipahami oleh orang lain.

Pengetahuan ini bersifat formal dan mudah untuk dibagikan ke orang lain dalam bentuk dokumentasi karena umumnya merupakan pengetahuan yang bersifat teori yang mempermudah seseorang dalam membagi pengetahuannya kepada orang lain melalui buku, artikel dan jurnal tanpa harus datang langsung untuk mengajari orang tersebut.

Dalam proses penerapannya, pengetahuan explicit lebih mudah karena pengetahuan yang diperoleh dapat diakses dalam bentuk tulisan atau dokumentasi

Contohnya : Saat seseorang ingin belajar masak, orang tersebut membeli buku resep masakan di toko buku. Atau kalau zaman sekarang, membuka aplikasi khusus resep di smart phone. Sesudah membaca bahan, urutan, langkah dari resep masakannya, orang tersebut langsung praktik, meniru, dengan mudah.

Lalu, apa Tacit Knowledge yang saya miliki?

Saya sendiri kurang begitu paham, mungkin akan terbantu dengan diagram di bawah ini.

Karena sifatnya intuitif dan know-how sebab ia mengakar dalam hal yang personal seperti konteks, pengalaman, praktikal dan nilai-nilai, saya rasa tacit knowledge saya ‘apa’, tak bisa saya jelaskan juga. Hahahaha.

Sebagai gantinya, bisa cek gundukan gunung es ini :

Sebab tacit ini mendukung eksplisit saya, maka sangat perlu saya latih dan berdayakan. Terutama di area bawah sadar. Sebab tacit akan menunjang eksplisit di atasnya. Jadi, masih perlu diupayakan.

Semoga bisa menjawab rasa penasaran diri ya! ((saya sih yang penasaran terhadap tacit ini)).

Daftar Pustaka
  • wikipedia.
  • binus.
  • images from google search.

Tinggalkan Balasan