DECLUTTERING & ORGANIZING MINIMALIST

Minimalis (Part 8 – Digital Clutter)

Membahas file digital, sumber utamanya biasanya dari memori utama atau internal ponsel. Kali ini, saya membahas bagaimana dan rutinitas saya meminimalisir clutter yang berasal dari file digital. Jadwal berbenah file (ketika kondisi normal – tidak ada pekerjaan yang sifatnya urgent) saya rutinkan setiap malam minggu, seperti malam ini (sabtu malam). Tujuannya untuk evaluasi pekanan juga, …

Continue Reading
DECLUTTERING & ORGANIZING MINIMALIST

Minimalis (Part 7- Hobi dan Olahraga)

Bicara hobi, sebenarnya hobi saya cuma membaca. Namun untuk buku, sudah saya bahas sebelumnya di kategori buku, hehe. Lalu, bahas apa lagi? Akhirnya saya bahas hobi keluarga aja, suami saya, suka sekali olahraga. Dan saya akhirnya mengikutinya, hanya sekadar yoga sih. Kalau suami bulutangkis juga. Dan bersepeda (kami berdua membeli sepeda bulan Agustus kemarin). Hobi …

Continue Reading
DECLUTTERING & ORGANIZING MINIMALIST

Minimalis (Part 6 – Dokumen)

Bicara dokumen, ini barang yang sepele, tipis tapi kalau tidak diorganize dengan baik akan membuat overwhelmed. Walaupun saya tidak pernah terlalu overwhelm pada kategori satu ini, namun hilir-mudiknya didalam rumah cukup signifikan juga. Misalnya, sudah lama saya tidak menggunakan media kertas, sebagai gantinya -misalnya untuk menulis atau menggambar, karya anak- saya menggunakan buku gambar polos, …

Continue Reading
DECLUTTERING & ORGANIZING MINIMALIST

Minimalis (Part 5 – Mainan Anak)

Mainan anak, ini tentu kebutuhan dan jumlahnya berbeda-beda setiap keluarga. Saya pribadi saat menulis blog ini masih memiliki satu putera saja, kebetulan tipenya juga kinestetik dan lebih enjoy dengan DIY (do it yourself) alias mainan yang tidak dirancang pabrik. Dulu saya mengira semakin mahal dan semakin banyak saya mengumpulkan mainan untuk puteras saya, semakin baiklah …

Continue Reading
DECLUTTERING & ORGANIZING MINIMALIST

Minimalis (Part 4 – Dapur)

Dapur ini banyak polemik jika tidak ditata sesuai kebutuhan. Saya bukanlah orang yang punya hobi masak-memasak. Jadi bisa dipastikan, itu ruangan memang sekedar berfungsi saja, bukan ruang yang sentimental. Suami saya yang mempunyai hobi memasak pun sebisa mungkin selalu menjadikannya ‘seperti semula’ supaya mampu digunakan kembali. Sebab barang di dapur kami memang sedikit. Perjalanan menuju …

Continue Reading