3. BUNDA PRODUKTIF INSTITUT IBU PROFESIONAL

Zona O – Jurnal Open Space Part 1

Pekan pertama zona open space ini sebenarnya dimulai dua Minggu lalu, tanggal 14 Februari 2022. Pada tanggal 17-18 kami mengisi formulir HCVC, di tanggal 19 mulai menjadi kak Two. Apa itu kak Two sudah saya tulis di pos blog lalu.

Untuk agenda sebagai pembicara, saya memilih hari Senin. Tanggal 21 Februari 2022 pukul 11 siang menggunakan platform Instagram.

Untuk melihat jadwal speaker lainnya bisa cek di link ini :

https://sites.google.com/view/hexagoncityvc/speaker?authuser=0

Alhamdulillah acara berjalan lancar. Saya menyelesaikan kurang dari satu jam, karena anak bayi saya menangis kejer tidak bisa dicuekin begitu saja. Peserta yang hadir 16 orang, keluar masuk sudah biasa lah ya.

Dan yang mengisi form, ada 24 orang.

Rekaman live ada di tautan Instagram hexagon city https://www.instagram.com/tv/CaOf9VKBwrk/?utm_medium=copy_link

Esok harinya, suami terkonfirmasi positif covid. Tanggal 23 saya yang positif. Sehingga fixed sepekan ini sampai beberapa hari ke depan kami isoman. Dikarenakan saya belum vaksin sama sekali, terpapar covid kali ini (total dua kali kena, awalnya varian delta saat ikut kelas buncek tahun lalu), gejalanya masih sama, minus anosmia. Varian omicron terkesan ringan. Namun tetap saja bikin lemas badan. Saya merasa lunglai tak berdaya.

Akhirnya, di sesi HCVC yang sudah saya set sedemikian rupa buat jadi butterfly, Bumblebee pun bubar jalan. Sure, mengatasi diri sendiri dan kehidupan nyata aja tertatih, ditambah pusing kepala kalau melihat layar dalam tempo yang tidak sesingkat-singkatnya. Jadi serba salah. Ngikutin HCVC full tak mampu, tapi jiwa perfeksionisme ini meronta tak ingin diadu. Alhasil, saya off dulu.

Beban terberat adalah memikirkan bayi. Karena statusnya masih Newborn (1,5bulan) bayi ini belum bisa dianggap bayi (Halah! Apaa sii). Ya intinya masih 0-3bulan perlu perhatian super ekstra karena fase bayi beradaptasi dengan dunia ini. Jadi, saya fokus ke sini dulu.

Untuk HCVC, bahkan projects passion jadi terbengkalai. Seharusnya saya bisa melibatkan diri banyak, menyerap ilmu banyak, belajar banyak, malah kocar-kacir semua. Hanya beberapa tangkapan layar saja yang bisa saya lakukan, inginnya mau direview satu-satu tapi tak mampu karena tak menyimak secara utuh.

Baiklah, segini aja dulu. Badan masih limbung tak menentu. Mudah-mudahan omicron ini segera berlalu. Jika jurnal ini tak memenuhi syarat, ya sudahlah, anggap saja baca curhatan ibu-ibu perfeksionis yang lagi menyeracau. Sure, asli galau antara skip jurnal atau lanjut tapi pabalatak isiannya, huhu.

Semoga yang membaca jurnal ini sehat-sehat selalu. Sudah hanya ini yang saya mampu tunaikan pekan ke satu, selebihnya mungkin saya edit tambah sambil lalu.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh…

*berasa pidato 17agustusan nggak sih?

T.T

Tinggalkan Balasan